Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

44 Kali Bencana, Kota Sukabumi Rugi Rp3,27 miliar

×

44 Kali Bencana, Kota Sukabumi Rugi Rp3,27 miliar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Grafis bencana alam di Kota Sukabumi sepanjang Januari 2026 yang menyebabkan kerugian mencapai Rp3,27 miliar. Sumber Foto: Dihasilkan ChatGPT//INILAHSUKABUMI.COM

INILAHSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat sebanyak 44 kejadian bencana terjadi sepanjang Januari 2026 dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp3,27 miliar. Seluruh peristiwa tersebut tersebar di tujuh kecamatan dan berdampak langsung terhadap puluhan warga.

Example 300x600

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan data tersebut dihimpun melalui Sistem Informasi Elektronik Data Bencana (SiEdan). Dari total kejadian, bencana paling dominan adalah cuaca ekstrem sebanyak 40 kejadian, disusul kebakaran permukiman empat kejadian.

“Sepanjang Januari 2026 tercatat 44 kejadian bencana dengan luas wilayah terdampak sekitar 2.178 hektare. Sebanyak 31 kepala keluarga atau 60 jiwa terdampak,” ujar Yoseph, kepada wartawan.

Dari sisi kerugian, kebakaran permukiman menjadi penyumbang terbesar, yakni mencapai Rp2,11 miliar, meski jumlah kejadiannya lebih sedikit. Sementara itu, cuaca ekstrem menyebabkan kerugian sekitar Rp1,16 miliar, dengan dampak berupa kerusakan rumah, bangunan rusak ringan hingga berat, serta gangguan aktivitas masyarakat. Secara keseluruhan, tercatat 36 unit bangunan rusak, lima di antaranya mengalami kerusakan berat.

Berdasarkan wilayah, Kecamatan Gunung Puyuh dan Lembursitu mencatat kejadian terbanyak, masing-masing delapan kasus. Disusul Warudoyong tujuh kejadian, serta Baros, Cibeureum, dan Cikole masing-masing enam kejadian. Citamiang menjadi wilayah dengan kejadian paling sedikit, yakni tiga kasus.

Yoseph menambahkan, tingginya angka bencana pada Januari dipengaruhi kondisi iklim, termasuk fenomena La Nina lemah yang masih berlangsung di awal 2026. Untuk menghadapi potensi tersebut, BPBD Kota Sukabumi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Cuaca Ekstrem, dan Tanah Longsor hingga 30 April 2026.

“Upaya mitigasi dan kesiapsiagaan terus kami perkuat karena potensi bencana hidrometeorologi masih cukup tinggi,” pungkasnya. (*)

Redaktur: Rendi Rustandi

The post 44 Kali Bencana, Kota Sukabumi Rugi Rp3,27 miliar first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *