BERITA SUKABUMI – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sukabumi menggelar program kesehatan bertajuk “IDI Ngabring, Ngabantu Berantas Cacing” dengan menyasar anak-anak usia dini di sekolah. Kegiatan ini dilakukan melalui pemberian obat cacing massal sekaligus edukasi kesehatan.
Salah satu kegiatan digelar di TK Tunas Bakti, Kelurahan Palabuhanratu, dengan sasaran 160 siswa. Ketua Komwil IDI Kabupaten Sukabumi, dr. Adha Prawitasari, MM, menyampaikan bahwa program tersebut ditujukan bagi anak-anak tingkat TK, SD, hingga Madrasah Ibtidaiyah (MI) di seluruh wilayah Sukabumi.
“Dalam satu tahun anak-anak harus mendapatkan obat cacing sebanyak dua kali. Karena itu, IDI bersama tenaga medis berkomitmen melakukan aksi nyata di lapangan. Selain minum obat cacing bersama, kami juga memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, serta penyuluhan dari dokter spesialis anak terkait penyakit cacingan,” ujar dr. Adha, Rabu (1/10/2025).
Ia menambahkan, program ini akan digelar secara serentak di 47 puskesmas se-Kabupaten Sukabumi. Khusus untuk koordinator wilayah rumah sakit Palabuhanratu, kegiatan perdana dilaksanakan di TK Tunas Bakti.
Menurutnya, penyakit cacingan masih menjadi persoalan serius yang banyak menyerang anak-anak usia sekolah dasar. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kesehatan, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan fisik dan konsentrasi belajar.
“Harapan kami, ke depan tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Sukabumi yang menderita cacingan. Program ini menjadi langkah konkret kami untuk memberantas penyakit tersebut sejak dini,” tegas dr. Adha. (*)
The post 47 Puskesmas di Sukabumi Ikut Program IDI Berantas Cacingan first appeared on Inilah Sukabumi.



















