Sukabuminow.com || Jumat (15/8/25) menjadi hari yang tak akan pernah dilupakan oleh Muhammad Muhaimin. Pria bersahaja yang lebih dikenal dengan panggilan Bah Omin itu berdiri dengan langkah mantap, namun hatinya bergetar, ketika menerima Satyalancana Karya Satya 10 Tahun dari Presiden Republik Indonesia yang disematkan oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar.
Di balik penghargaan itu, tersimpan kisah panjang pengabdian yang dimulai 22 tahun lalu. Sejak tahun 2003, Bah Omin menapaki jalan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sukabumi. Bukan perjalanan yang mulus —ada lelah, ada tantangan, ada pengorbanan waktu bersama keluarga— tetapi semua dijalani dengan tekad dan hati yang tulus.
Kini, ia dipercaya memegang jabatan strategis sebagai Bendahara Pengeluaran di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi. Sebuah posisi yang menuntut ketelitian tinggi, integritas, dan rasa tanggung jawab penuh.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas penghargaan ini. Terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia yang telah memberikan kepercayaan, serta Bupati Sukabumi yang selalu memberi arahan dan dukungan kepada ASN. Ini bukan hanya kebanggaan bagi saya, tetapi juga untuk keluarga yang selalu mendukung dalam setiap langkah pengabdian saya,” ungkap Bah Omin, dengan mata yang berkaca-kaca.
Bagi Bah Omin, bekerja sebagai ASN bukan sekadar mencari nafkah, melainkan mengemban amanah negara untuk melayani masyarakat. Prinsip itu ia pegang teguh setiap hari—teliti dalam bekerja, jujur dalam setiap laporan, dan siap meluangkan waktu kapan pun dibutuhkan, meski harus mengorbankan waktu pribadi.
Sementara itu, Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menyebut penghargaan ini sebagai bukti nyata kualitas dan komitmen Bah Omin.
“Bah Omin adalah teladan. Ia bekerja dengan hati, menjaga amanah dengan penuh kesungguhan, dan selalu menjadi contoh positif bagi rekan-rekan ASN lainnya. Satyalancana ini sangat layak untuknya,” ujarnya.
Satyalancana Karya Satya merupakan tanda kehormatan yang diberikan Presiden kepada ASN yang telah menunjukkan kesetiaan, kejujuran, kecakapan, dan disiplin kerja secara terus-menerus sekurang-kurangnya 10 tahun. Dengan 22 tahun masa pengabdian, Bah Omin bukan hanya memenuhi syarat, tetapi juga mengukir teladan tentang arti setia dan konsisten dalam mengabdi.
Hari itu, Bah Omin pulang membawa piagam dan medali—bukan hanya sebagai simbol penghargaan negara, tetapi juga sebagai pengingat perjalanan panjangnya. Sebuah perjalanan yang dimulai dari niat sederhana untuk mengabdi, dan kini berbuah menjadi penghormatan tertinggi yang akan ia kenang sepanjang hidupnya.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
The post Bah Omin, 22 Tahun Mengabdi dengan Setia: Haru Menerima Satyalancana Karya Satya appeared first on Sukabuminow.com.



















