INILAHSUKABUMI.COM – Volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cimenteng, Kabupaten Sukabumi, mengalami peningkatan signifikan setelah Hari Raya Idul Fitri 2026. Lonjakan ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas dan konsumsi masyarakat selama momen Lebaran.
Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, timbulan sampah pada 20 Maret 2026 atau sebelum Idul Fitri tercatat sebesar 199,14 ton per hari. Sementara itu, pada 24 Maret 2026 atau setelah Idul Fitri, jumlah sampah meningkat menjadi 241,37 ton per hari.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Sukabumi, Dede Jaenudin, membenarkan adanya lonjakan volume sampah pasca-Lebaran. Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan fenomena yang terjadi setiap tahun.
“Setiap momen Idul Fitri, volume sampah memang mengalami kenaikan cukup signifikan. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas rumah tangga dan konsumsi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jenis sampah yang mendominasi umumnya berasal dari limbah domestik, seperti sisa makanan, kemasan plastik, dan bahan sekali pakai lainnya.
“Kami melihat peningkatan didominasi sampah rumah tangga, terutama dari aktivitas berkumpul dan konsumsi selama Lebaran,” tambahnya.
Dede mengaku, DLH Kabupaten Sukabumi terus berupaya mengoptimalkan pengangkutan dan pengelolaan sampah agar lonjakan tersebut tidak menimbulkan penumpukan di beberapa lokasi, meskipun dengan jumlah armada yang sangat terbatas. Ia pun mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengurangi volume sampah dengan memilah dan mengelola limbah sejak dari sumbernya.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah, terutama dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai agar volume sampah dapat ditekan,” pungkasnya. (*)
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Setelah Lebaran, Volume Sampah di TPA Cimenteng Sukabumi Capai 241 Ton Sehari first appeared on Inilah Sukabumi.



















