INILAHSUKABUMI.COM – Seorang warga asal Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, bernama Gunawan Saputra, dilaporkan terlantar selama sembilan hari di wilayah Lamongan, Jawa Timur. Nasib malang yang menimpa Gunawan menjadi sorotan publik setelah kondisinya diunggah melalui akun TikTok @purnomopolisibaik dan viral di media sosial.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Gunawan sebelumnya bekerja di Jakarta bersama seorang kontraktor asal Bojonegoro selama kurang lebih dua bulan. Namun, hak berupa upah kerja yang seharusnya ia terima tidak kunjung dibayarkan oleh pihak pemberi kerja. Kondisi ekonomi yang mendesak memaksa Gunawan mengambil langkah nekat untuk menagih janji tersebut secara langsung.
Merasa haknya diabaikan, Gunawan memutuskan melakukan perjalanan menuju Bojonegoro dengan harapan bisa menemui sang kontraktor dan mendapatkan kejelasan terkait gajinya. Naas, upaya tersebut tidak membuahkan hasil manis, justru ia terjebak dalam situasi sulit tanpa bekal yang cukup hingga akhirnya terdampar di Lamongan dalam kondisi memprihatinkan.
“Sudah kerja kurang lebih dua bulan, tapi tidak dibayar,” ujar Gunawan dengan nada lirih dalam rekaman video yang beredar luas tersebut.
Selama sembilan hari bertahan hidup di tanah perantauan tanpa kepastian, Gunawan hanya bisa bersandar pada kebaikan warga sekitar dan petugas yang menemukannya di lapangan.
Dalam pernyataan singkatnya, Gunawan mengungkapkan harapan besar agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat segera turun tangan. Ia sangat mendambakan bantuan fasilitas pemulangan agar bisa kembali berkumpul dengan keluarga di kampung halamannya di Palabuhanratu setelah mengalami trauma akibat penipuan tenaga kerja tersebut.
“Mudah-mudahan ada perhatian dari pemerintah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Sukabumi, supaya saya bisa pulang,” ucap Gunawan penuh harap.
Haapan ini pun didukung oleh pemilik akun pengunggah video yang meminta otoritas terkait untuk memperhatikan perlindungan bagi pekerja migran domestik yang menjadi korban oknum kontraktor tidak bertanggung jawab.
Kasus ini kini menjadi perbincangan hangat di berbagai grup media sosial Sukabumi, di mana warga mendesak Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sukabumi untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah di Jawa Timur. (*)
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Viral di TikTok, Warga Palabuhanratu Sukabumi Terlantar di Lamongan Usai Gaji Tak Dibayar first appeared on Inilah Sukabumi.



















