Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Nekat Masuk Zona Merah di Pantai Palangpang, Mahasiswa Asal Cisaat Sukabumi Ditemukan Meninggal

×

Nekat Masuk Zona Merah di Pantai Palangpang, Mahasiswa Asal Cisaat Sukabumi Ditemukan Meninggal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jenazah korban langsung dievakuasi menuju puskesmas sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Palabuhanratu. Foto: Istimewa

INILAHSUKABUMI.COM – Sebuah insiden maut menimpa seorang mahasiswa bernama Muhamad Fardeen (20). Ia ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus kuat di kawasan Pantai Palangpang, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/3/2026). Korban dilaporkan tenggelam setelah memaksakan diri menyeberang menuju Pulau Mandra, sebuah area yang secara resmi telah ditetapkan sebagai zona terlarang bagi wisatawan.

Example 300x600

Kejadian tragis ini bermula pada Sabtu pagi sekira pukul 10.30 WIB. Korban yang merupakan warga Kampung Rambaywetan RT 019/06, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi bersama rekannya, Erik Heryanto (33) warga Kecamatan Nyalindung, memutuskan untuk berjalan kaki menyeberangi perairan dari kawasan Pantai Palangpang menuju Pulau Mandra dengan tujuan memancing. Kondisi air laut yang sedang surut pada saat itu memberikan kesan aman bagi keduanya untuk melintasi jalur laut yang memisahkan pantai utama dengan pulau tersebut.

Setelah menghabiskan waktu selama dua jam di lokasi, bahaya mulai mengintai saat keduanya bermaksud kembali ke daratan Pantai Palangpang sekira pukul 12.30 WIB. Tanpa disadari, fenomena pasang air laut terjadi dengan sangat cepat hingga mencapai ketinggian sekira 2,5 meter. Perubahan kondisi alam yang drastis ini seketika mengubah jalur penyeberangan yang sebelumnya dangkal menjadi perairan dalam dengan arus yang sangat ganas.

Nahasnya, saat sedang berupaya menyeberang kembali, ombak besar tiba-tiba datang dan langsung menyapu tubuh kedua pria tersebut. Korban yang diketahui tidak memiliki kemampuan berenang, tidak mampu menyelamatkan diri dari tarikan arus bawah laut yang kuat. Sementara itu, rekannya Erik berhasil berjuang melawan terjangan ombak dan mencapai area yang lebih aman meskipun dalam kondisi kelelahan hebat.

Anggota Balawista Pantai Palangpang, Piat, menegaskan bahwa area Pulau Mandra merupakan zona merah yang sangat berbahaya karena karakter arusnya yang sulit diprediksi oleh orang awam. Menurutnya, pihak penjaga pantai sudah sering memberikan peringatan keras bahwa wilayah tersebut bukan untuk aktivitas wisata karena risiko pasang cepat yang dapat mengepung siapa pun yang berada di sana dalam hitungan menit.

“Saat air surut memang terlihat tenang, namun ketika pasang tiba, arusnya menjadi sangat kuat dan mematikan. Inilah yang sering kali tidak disadari oleh para pengunjung yang tidak memahami karakter laut selatan Sukabumi,” ujar Piat saat dihubungi inilahsukabumi.com.

Tim Balawista bersama warga setempat segera melakukan penyisiran cepat setelah menerima laporan adanya orang tenggelam. Tak lama kemudian, jasad Muhamad Fardeen berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Jenazah korban langsung dievakuasi menuju puskesmas sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Palabuhanratu,” pungkasnya. (*)

Reporter : Idam
Redaktur: Rendi Rustandi

The post Nekat Masuk Zona Merah di Pantai Palangpang, Mahasiswa Asal Cisaat Sukabumi Ditemukan Meninggal first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *