Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Kondisi bangunan sekolah yang lapuk kembali memicu insiden di Kabupaten Sukabumi. Satu ruang kelas di SDN Batununggul, Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, ambruk pada Jumat (3/4) siang sekitar pukul 11.15 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa karena aktivitas belajar mengajar sedang libur. Namun, robohnya bangunan berukuran 7 x 8 meter itu membuat 18 siswa kelas 3 kehilangan ruang belajar utama mereka.
Saksi mata, Cep Mawandi (30), mengaku mendengar suara gemuruh keras sebelum atap ruang kelas runtuh. “Suaranya keras sekali. Begitu dicek, ternyata atap ruang kelas sudah ambruk ke lantai,” ujarnya, Minggu (5/4).
Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan kerusakan struktural menjadi penyebab utama. Material atap dan penyangga kayu sudah lapuk dimakan usia. Ironisnya, gedung tersebut terakhir kali direhabilitasi pada 2007, atau hampir dua dekade lalu.
Kapolsek Jampangkulon, AKP Muhlis, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya bersama Forkopimcam Cimanggu langsung mengamankan lokasi untuk mencegah runtuhan susulan. “Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, faktor keselamatan siswa dan pengajar harus jadi prioritas utama,” tegasnya.
The post Atap SDN Batununggul Sukabumi Ambruk, 18 Siswa Kehilangan Ruang Belajar appeared first on Radar Sukabumi.













