Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menggelar Pelatihan Spesialisasi Pertolongan Pertama (PP) sebagai bagian dari program School and Community Resilience (SCR) yang didukung oleh Japanese Red Cross Society (JRCS).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas relawan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Pelatihan dibuka oleh Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito, yang menegaskan bahwa kemampuan pertolongan pertama merupakan kompetensi dasar wajib bagi setiap relawan PMI. “Relawan PMI harus selalu siap hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apapun sebagai wujud nyata pengabdian kemanusiaan,” ujarnya.
PMI menghadirkan fasilitator berpengalaman, Sulaeman Syarif dan Ivan Yuniar dari PMI Kabupaten Bekasi. Menurut Sulaeman, pelatihan ini tidak hanya menekankan teori, tetapi juga praktik langsung agar relawan lebih percaya diri saat menghadapi kondisi kegawatdaruratan.
Kegiatan diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari 10 anggota Korps Sukarela (KSR), 5 staf, serta 15 anggota Tenaga Sukarela Relawan (TSR) yang merupakan perwakilan SIBAT di lokasi intervensi program.
Program SCR sendiri dilaksanakan di tiga desa prioritas, yakni Desa Cidadap (Simpenan), Desa Cikahuripan, dan Desa Cisolok (Cisolok), yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap ancaman bencana seperti gempa bumi, tanah longsor, banjir, hingga tsunami.
Melalui pelatihan ini, PMI Kabupaten Sukabumi berharap dapat mencetak relawan tangguh, sigap, dan profesional, serta menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.(**)
The post Relawan PMI Sukabumi Diperkuat dengan Spesialisasi Pertolongan Pertama appeared first on Radar Sukabumi.











