SUKABUMI — Angka kemiskinan di Kota Sukabumi menunjukkan tren penurunan signifikan dalam satu tahun terakhir. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, menyebutkan persentase kemiskinan kini berada di angka 6,78 persen atau turun sekitar 0,3 persen dibandingkan September 2024.
“Penurunannya cukup tajam. Bukan hanya dari angka persentase, tetapi juga dari tingkat keparahan dan kedalaman kemiskinan yang ikut menurun,” ujar Noneng usai menghadiri Kampung Sosial di Kecamatan Citamiang, Selasa (7/4).
Menurutnya, berkurangnya tingkat keparahan dan kedalaman kemiskinan menjadi indikator penting bahwa kondisi masyarakat mulai membaik. Artinya, kesenjangan ekonomi tidak terlalu lebar dan masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan tidak terlalu jauh dari standar kebutuhan dasar.
Meski demikian, dari sisi peringkat di Jawa Barat, Kota Sukabumi masih berada di posisi bawah. Noneng menegaskan data terbaru tersebut masih dalam tahap pembacaan lebih lanjut setelah dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). “Kalau dilihat dari peringkat memang masih di bawah, tapi data ini baru dirilis, jadi posisinya masih kita dalami,” jelasnya.
Ia menambahkan, capaian penurunan dalam kurun waktu setahun terakhir patut diapresiasi. “Kalau posisi itu akumulasi dari kondisi bertahun-tahun. Tapi kalau melihat perubahannya dalam setahun, Kota Sukabumi ini cukup tinggi penurunannya,” katanya.
Sumber: Radar Sukabumi The post Data BPS: Angka Kemiskinan Sukabumi Menurun Jadi 6,78 Persen









