SUKABUMI – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mengumumkan adanya penghentian sementara penebusan pupuk bersubsidi pada tanggal 25–27 Agustus 2025. Penghentian ini dilakukan karena adanya proses sinkronisasi sistem penyaluran pupuk bersubsidi secara nasional.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, menjelaskan bahwa selama periode blackout sistem, petani tidak dapat melakukan penebusan pupuk bersubsidi. Hal ini dilakukan untuk mendukung implementasi integrasi stok iPubers, Kartu Tani, dan sinkronisasi data e-RDKK agar penyaluran pupuk lebih akurat dan menyeluruh.
“Masa blackout sistem ini memang perlu dilakukan untuk finalisasi rekonsiliasi stok dan sinkronisasi data e-RDKK. Tujuannya adalah memastikan penyaluran pupuk bersubsidi ke depan bisa lebih lancar, tepat sasaran, dan tidak ada data yang tumpang tindih,” ungkap Tuty, Senin (25/8/25).
Ia menegaskan, agar tidak mengalami kendala dalam memperoleh pupuk, para petani diimbau untuk melakukan penebusan lebih awal sebelum tanggal 25 Agustus 2025.
“Kami mengimbau seluruh petani di Kabupaten Sukabumi untuk menebus pupuk bersubsidi sebelum blackout sistem diberlakukan. Setelah tanggal 27 Agustus, penebusan kembali dapat dilakukan seperti biasa,” jelasnya.
Menurutnya, integrasi sistem ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pupuk bersubsidi yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Dengan adanya sinkronisasi, diharapkan distribusi pupuk bersubsidi benar-benar sampai ke tangan petani yang berhak.
“Ini adalah bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan petani akan pupuk dapat terpenuhi dengan sistem yang lebih modern dan terintegrasi,” tambahnya.
Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi juga membuka ruang komunikasi bagi kelompok tani maupun petani yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut. Informasi resmi terkait penyaluran pupuk bersubsidi dapat diakses melalui laman pertanian.go.id atau langsung berkoordinasi dengan penyuluh pertanian di lapangan. **
The post Distan Kabupaten Sukabumi Umumkan Blackout Sistem Penyaluran Pupuk Bersubsidi first appeared on Inilah Sukabumi.



















