Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Penyaluran bantuan pangan dari pemerintah pusat di Desa Sagaranten, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, menyisakan persoalan terkait akurasi data penerima. Meski distribusi berjalan dengan pengawalan pihak kecamatan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, ketidaksesuaian sasaran di lapangan menjadi sorotan utama.
Kepala Desa Sagaranten, Deni Suwandi, menegaskan bahwa pemerintah desa tidak memiliki kewenangan menentukan data penerima karena seluruh data berasal langsung dari pusat. Kondisi ini memicu keluhan warga yang merasa layak menerima bantuan namun tidak terdaftar.
“Bantuan ini datanya dari pemerintah pusat, sedangkan desa tidak mempunyai kewenangan. Harusnya didata ulang, jangan sampai terjadi ricuh di masyarakat. Yang harusnya dapat, malah tidak mendapatkan,” ujar Deni, Minggu (26/4).
Dalam penyaluran kali ini, Desa Sagaranten menerima bantuan untuk 663 KPM berupa beras dua karung (masing-masing 10 kilogram) dan minyak 2 liter. Deni mengkhawatirkan ketimpangan data dapat memicu kecemburuan sosial di masyarakat.
The post Pemdes Sagaranten Sukabumi Minta Sinkronisasi Data Penerima Bantuan appeared first on Radar Sukabumi.











