Sumber: Radar Sukabumi
BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menyatakan, Pemerintah provinsi (Pemprov) Jabar, akan memberikan akses kepada siswa yang tidak mampu agar bisa bersekolah di sekolah unggulan.
Sehingga siswa lulusan sekolah tersebut terserap industri. Dengan akses itu, kualitas hidup siswa dapat meningkat bahkan dapat tercipta kelas menengah baru di Jabar, jelas KDM (sapaan akrab Gubernur Jabar).
Adapun akses kepada siswa tidak mampu diberikan dalam bentuk beasiswa kepada sebanyak 100 siswa. KDM pun berencana untuk menambah jumlah penerima beasiswa hingga 800 siswa.
Menurutnya, dengan memberikan akses ke sekolah unggulan, maka para siswa berpeluang besar untuk mudah terserap industri. Selanjutnya, karir siswa itu bisa berkembang hingga level manajer.
“Semangatnya adalah harus lahir kelas menengah baru dari Jabar, dari sekolah-sekolah industri unggulan. Selama ini jarang sekali masyarakat ekonomi menengah ke bawah bisa sekolah di situ,” ujar KDM, kutip laman Pemprov Jabar, Senin (27/4/2026).
Sementara itu, pihak Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jabar mengapresiasi langkah KDM yang terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Jabar melalui pendidikan.
Ketua DPP APINDO Jabar, Ning Wahyu Astutik mengatakan, peningkatan SDM sangat dibutuhkan di sektor industri agar dunia usaha Jabar bertahan. “Beliau (KDM) fokus untuk menciptakan SDM-SDM berkualifikasi dengan menciptakan sekolah gratis bagi anak-anak yang mampu secara akademik,” ungkap Ning.
“Kemudian nantinya dibentuk menjadi satu talent untuk mendukung para pengusaha yang membutuhkan tenaga kerja,” tambahnya.
Selain itu, para pengusaha di Jabar pun sangat berterima kasih kepada Gubernur Jabar (KDM) dan mendukung apapun yang dilakukan untuk kemajuan para pengusaha, pungkasnya. (Ron/Hms)
The post Alasan KDM Berikan Akses Siswa Tak Mampu Agar Masuk Sekolah Unggulan appeared first on Radar Sukabumi.









