Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Markas Love Scamming Internasional di Sukabumi Digerebek! 16 WNA Cina, Taiwan dan Malaysia Segera Dideportasi

×

Markas Love Scamming Internasional di Sukabumi Digerebek! 16 WNA Cina, Taiwan dan Malaysia Segera Dideportasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INILAHSUKABUMI.COM – Sebanyak 16 Warga Negara Asing (WNA) yang sempat diamankan dari wilayah Kecamatan Cikakak dan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa 14 April 2026 akan dideportasi ke negaranya masing-masing.

Example 300x600

Belasan WNA yang mayoritas merupakan warga negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT/Cina) dan beberapa dari Malaysia dan Taiwan diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Sukabumi dalam satu operasi senyap.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menyatakan bahwa terhadap para WNA yang telah diamankan di wilayah Kabupaten Sukabumi akan dikenakan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Terhadap 16 warga negara asing tersebut, kami akan mengenakan tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi dan penangkalan,” kata Hendarsam dilansir dari siaran pers Jumat (1/5/2026).

Baca juga : Detik-detik 16 WNA Digelandang ke Imigrasi Sukabumi, Terdeteksi Lakukan Aktivitas Ilegal di Cikakak

Menurut dia hasil pemeriksaan bahwa tindakan yang dilakukan belasan WNA tersebut terdapat indikasi kuat penyalahgunaan izin tinggal serta aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana,” ujar Hendarsam.

Target Penipuan WNA Amerika Serikat dan Meksiko

Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka diduga terindikasi menjalankan aktivitas penipuan dengan modus love scamming yang menyasar korban warga negara asing, khususnya dari Amerika Serikat dan Meksiko.

Praktik love scamming, yaitu penipuan dengan pendekatan emosional melalui media sosial, yang kemudian diarahkan pada investasi fiktif seperti perdagangan cryptocurrency dan forex.

Kronologi Operasi Senyap: Kejar-kejaran di Pinggir Pantai

Kegiatan ini berawal dari informasi intelijen yang diterima pada 29 Maret 2026 terkait keberadaan sekelompok WNA dengan aktivitas mencurigakan di salah satu penginapan di wilayah Kecamatan Cikakak.

Imigrasi Sukabumi kemudian melakukan pengawasan tertutup dan profiling sejak 30 Maret hingga pertengahan April 2026, serta mengumpulkan bukti berupa dokumentasi foto dan video yang mengindikasikan adanya dugaan pelanggaran keimigrasian.

Baca juga : Imigrasi Amankan 16 WNA di Cisolok Sukabumi, Diduga Terlibat Jaringan Kejahatan Siber Internasional

Pada Selasa 14 April 2026 dini hari, petugas menerima informasi adanya pergerakan mencurigakan, di mana para WNA mulai mengemas barang dan bersiap meninggalkan lokasi.

Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan satu orang WNA di lokasi awal, disertai sejumlah barang bukti elektronik.

Selanjutnya, melalui penyisiran di area penginapan hingga sekitar pantai, petugas berhasil mengamankan 15 orang lainnya yang sempat berpencar di beberapa lokasi, sehingga total 16 WNA berhasil diamankan.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa 50 unit komputer, 150 unit telepon genggam, serta perangkat jaringan seperti router, switch hub, dan kabel LAN yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas penipuan daring secara terorganisir.

​Komitmen Selective Policy

Hendarsam menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Imigrasi akan terus memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Indonesia.

“Keberhasilan pengungkapan kasus ini menunjukkan pentingnya sinergi antarinstansi serta kewaspadaan terhadap potensi pelanggaran keimigrasian yang berdampak luas,” kata dia.

“Kami memastikan bahwa kebijakan selective policy ditegakkan secara konsisten, sehingga hanya orang asing yang memberikan manfaat dan tidak membahayakan keamanan yang dapat berada di Indonesia,” pungkas Hendarsam.

Redaktur : Budiyanto

 

The post Markas Love Scamming Internasional di Sukabumi Digerebek! 16 WNA Cina, Taiwan dan Malaysia Segera Dideportasi first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *