
Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Memperingati Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) resmi memulai Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak. Kegiatan yang berkolaborasi dengan IBI ini ditargetkan mampu menjaring 6.810 akseptor di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, menyatakan bahwa pelaksanaan pelayanan berlangsung mulai 30 April hingga 22 Mei 2026. Launching tingkat kabupaten dipusatkan di TPMB Bidan Elma, Kecamatan Cicantayan. “Target kami tahun ini adalah 6.810 akseptor, terdiri dari 4.126 akseptor KB Pasca Persalinan (KBPP) dan 2.684 akseptor non-KBPP,” ujarnya, Rabu (6/5).
Eka merinci, dari target tersebut pihaknya menitikberatkan pada Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) guna memastikan kualitas pengendalian penduduk yang lebih efektif. Untuk kategori KBPP, target dibagi rata masing-masing 2.063 akseptor MKJP dan non-MKJP. Sedangkan untuk non-KBPP, ditargetkan 194 akseptor MKJP dan 2.490 akseptor non-MKJP.
Berdasarkan data per 30 April 2026 pukul 15.00 WIB, Kabupaten Sukabumi telah mencatatkan 314 akseptor atau sekitar 4,61 persen dari target. Capaian ini menempatkan Sukabumi pada posisi menengah di Jawa Barat, melampaui rata-rata provinsi yang berada di angka 2,88 persen.
The post DPPKB Sukabumi Genjot Partisipasi KB Pasca Persalinan appeared first on Radar Sukabumi.



















