JAKARTA – Cuka apel selama ini kerap dipandang hanya sebagai bagian dari tren diet atau pelengkap dapur. Namun, pandangan itu coba diluruskan oleh binaragawan Ade Rai melalui konten edukatif yang ia bagikan di kanal YouTube Dunia Ade Rai.
Dalam penjelasannya, Ade Rai menekankan bahwa kunci utama kesehatan bukan hanya ditentukan dari jenis makanan yang dikonsumsi, tetapi juga dari kemampuan tubuh dalam mencerna dan menyerap nutrisi secara optimal.
Ia mengungkapkan bahwa banyak gangguan pencernaan seperti perut kembung hingga acid reflux justru sering kali bukan disebabkan kelebihan asam lambung, melainkan kekurangannya. Dalam kondisi tersebut, cuka apel dinilai dapat membantu memperbaiki sistem pencernaan.
Baca Juga: Kelapa Tua hingga Jalan Kaki, Ini Tips Sehat Jantung ala dr. Zaidul Akbar
“Cuka apel membantu menstimulasi Hydrochloric Acid (HCl) dan enzim di perut kita,” jelas Ade Rai dikutip sukabumiku.id dari postingan video di kanal Youtube Dunia Ade Rai, Sabtu (09/05/2026).
Dengan meningkatnya kadar asam lambung yang ideal, tubuh menjadi lebih efektif dalam memecah protein, lemak, dan mineral dari makanan yang dikonsumsi.
Selain membantu pencernaan, manfaat lain yang disorot adalah kemampuannya dalam menjaga kestabilan gula darah. Ade Rai menyebut, konsumsi cuka apel dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga lonjakan gula darah setelah makan bisa lebih terkendali.
Baca Juga: Jamu Penambah Nafsu Makan, Solusi Alami untuk Anak Susah Makan
Ia menggambarkan bahwa kondisi tersebut berdampak langsung pada pola lapar seseorang. “Gula darah menjadi lebih stabil, dan tubuh tidak terus-menerus terjebak dalam siklus lapar,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses tersebut juga berkaitan dengan aktivasi enzim AMPK, yang berperan dalam mendorong tubuh membakar cadangan lemak sebagai sumber energi.
Meski memiliki berbagai manfaat, Ade Rai mengingatkan agar konsumsi cuka apel tidak dilakukan secara sembarangan. Mengonsumsi langsung tanpa pengenceran dinilai berisiko bagi kesehatan.
Ia menegaskan bahwa cara konsumsi yang benar adalah dengan mencampurkan satu sendok makan cuka apel ke dalam segelas air. Selain itu, waktu konsumsi juga perlu diperhatikan, seperti pada pagi hari atau sebelum makan besar.
Baca Juga: Resep Jus Mengkudu, Minuman Sehat dengan Sentuhan Anti-Inflamasi Alami
Ade Rai juga menyoroti pentingnya memilih produk yang tepat. Ia menyarankan agar masyarakat memilih cuka apel yang alami, tidak disaring, tidak dipasteurisasi, serta mengandung “mother” sebagai sumber bakteri baik.
Di sisi lain, ia mengingatkan agar konsumsi tidak berlebihan. “Konsumsi berlebihan berisiko menyebabkan pengeroposan tulang dan hilangnya mineral penting dalam tubuh,” kata Ade Rai.
Melalui edukasi tersebut, ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memanfaatkan bahan alami sebagai bagian dari pola hidup sehat, dengan tetap memperhatikan aturan dan batas penggunaannya.
The post Ade Rai Bongkar Khasiat Cuka Apel, Begini Penjelasannya! first appeared on Sukabumi Ku.



















