Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Aksi main hakim sendiri mewarnai penangkapan seorang pria di wilayah Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (09/05) pagi. Pria tersebut menjadi sasaran amukan warga setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak tirinya yang baru berusia 9 tahun dan masih duduk di bangku kelas 3 SD.
Aksi massa sempat terekam dalam video berdurasi 12 detik yang kemudian viral di media sosial. Beruntung, situasi dapat dikendalikan sebelum jatuh korban jiwa lebih lanjut.
Ketua RW setempat, Eko Kurniawan, menjelaskan bahwa dugaan tindakan asusila ini terungkap berkat kecurigaan ibu kandung korban. Peristiwa bermula saat korban meminta bantuan pelaku untuk memasangkan lampu LED di kamarnya yang berada di rumah sang kakek.
“Si anak minta tolong bapak tirinya pasangkan lampu LED di kamar rumah kakeknya. Pelaku dan korban ini memang tidak tinggal serumah, pelaku tinggal bersama ibu korban di kontrakan yang berbeda,” kata Eko saat dikonfirmasi, Minggu (10/05).
Kecurigaan ibu korban muncul lantaran pelaku berada di dalam kamar yang terkunci bersama anaknya dalam waktu cukup lama. Merasa ada yang tidak beres, sang ibu langsung mendatangi lokasi.
“Ibunya ada firasat tidak enak dan langsung nyamperin. Saat itu pintu ditutup oleh pelaku. Pas dibuka, pelaku pura-pura sedang membenarkan lampu, tapi ibunya melihat ada bercak darah di bagian sensitif anaknya,” tandas Eko.
Awalnya, pelaku sempat mengelak dan tidak mengakui perbuatannya saat diinterogasi pihak keluarga. Namun, setelah didesak, pelaku akhirnya mengaku dengan dalih khilaf.
“Awalnya tidak mau mengaku, tapi akhirnya dia mengaku khilaf. Dia bilangnya hanya pakai jempol, tapi saya pribadi melihat ada bercak darah di celana pelaku,” pungkasnya.
Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi memastikan pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku.(den/d)
The post Diduga Cabuli Anak Tiri, Pria di Parungkuda Diamuk Massa appeared first on Radar Sukabumi.













