SUKABUMI – Krisis anggaran yang membelit dunia olahraga Kota Sukabumi mulai memunculkan kekhawatiran serius menjelang ajang Porprov Jawa Barat 2026. Keterbatasan dana yang dialami KONI Kota Sukabumi disebut dapat berdampak langsung terhadap keberangkatan atlet ke pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Persoalan ini mencuat usai audiensi antara KONI Kota Sukabumi, Komisi III DPRD, dan Disporapar Kota Sukabumi. Dalam pembahasan itu, muncul sorotan terkait belum jelasnya dukungan anggaran untuk kebutuhan Porprov, sementara biaya operasional organisasi olahraga dinilai sudah sangat terbatas.
Ketua KONI Kota Sukabumi, Yoseph Mahdi Yunansyah, mengungkapkan bahwa dana operasional tahunan yang diterima KONI selama ini bahkan dicairkan secara bertahap dan jumlahnya dinilai belum mencukupi kebutuhan pembinaan atlet.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat KONI harus menyusun skema prioritas bagi cabang olahraga yang diproyeksikan memiliki peluang prestasi lebih besar. Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi apabila keterbatasan anggaran semakin parah menjelang pelaksanaan Porprov.
“KONI harus realistis dengan kondisi yang ada. Kalau anggaran tidak memadai, tentu harus ada skala prioritas agar atlet tetap bisa diberangkatkan,” ujarnya saat diwawancarai wartawan Kamis (14/05/26).
BACA JUGA : Kontingen Kota Sukabumi Terancam Gagal Tampil di Porprov Jabar 2026 Akibat Krisis Anggaran
KONI juga mengaku kebingungan dengan wacana penggunaan dana Biaya Operasional Keolahragaan (BOK) untuk kebutuhan Porprov. Pasalnya, dana tersebut sejatinya diperuntukkan bagi operasional pembinaan olahraga, bukan untuk pembiayaan event besar seperti Porprov.
Selain melakukan efisiensi internal, KONI mulai mencari dukungan dari pihak swasta guna menutup kekurangan anggaran. Salah satu kerja sama yang sudah dijalin yakni dengan Primaya Hospital untuk mendukung layanan kesehatan atlet dan penanganan cedera.
Namun upaya mencari sponsor disebut belum berjalan maksimal. Sejumlah perusahaan dinilai masih menganggap sektor olahraga bukan bagian prioritas dukungan mereka.
BACA JUGA : Wali Kota Sukabumi Serahkan Kasus Korupsi Eks Kadispora ke Hukum, Sebut Kejadian Masa Lalu
Wakil Ketua II KONI Kota Sukabumi, Yoga Pratama, mengatakan pihaknya berharap ada dukungan resmi dari pemerintah daerah agar KONI memiliki posisi tawar lebih kuat saat menawarkan kerja sama kepada pihak swasta.
“Meski dihantui keterbatasan anggaran, kami memastikan berbagai opsi masih terus disiapkan agar atlet Kota Sukabumi tetap memiliki peluang tampil di Porprov Jawa Barat 2026,” kata Yoga.
The post KONI Kota Sukabumi Putar Otak Cari Anggaran Untuk Porprov first appeared on Sukabumi Ku.



















