Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Utama

Butuh Anggaran Rp3,9 Miliar, Komisi III DPRD Bergerak Selamatkan KONI Kota Sukabumi

×

Butuh Anggaran Rp3,9 Miliar, Komisi III DPRD Bergerak Selamatkan KONI Kota Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUKABUMI – Keterbatasan anggaran yang dihadapi dunia olahraga Kota Sukabumi menjelang ajang Porprov Jawa Barat 2026 membuat Komisi III DPRD Kota Sukabumi mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga perusahaan BUMN, BUMD, perbankan, dan sektor swasta untuk membantu pembiayaan kontingen atlet.

Example 300x600

Persoalan tersebut mencuat dalam audiensi antara KONI Kota Sukabumi, Komisi III DPRD Kota Sukabumi, dan Disporapar Kota Sukabumi. Dalam pembahasan itu, DPRD menilai keberangkatan atlet ke Porprov merupakan hal yang tidak bisa ditawar karena menyangkut masa depan olahraga daerah dan nasib ratusan atlet serta pelatih yang telah lolos Babak Kualifikasi (BK) Porprov.

Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Fajar Kontara, menegaskan bahwa Kota Sukabumi harus tetap mengikuti Porprov 2026 meski tengah menghadapi keterbatasan anggaran.

“Ini harga mati. Kasihan atlet dan pelatih yang sudah lolos BK Porprov kemarin. Mereka sudah berjuang dan mempersiapkan diri cukup lama,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).

BACA JUGA : KONI Kota Sukabumi Terancam Kena Sanksi Jika Absen di Porprov Jabar 2026

Menurut Fajar, apabila Kota Sukabumi tidak ikut dalam Porprov, kondisi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi KONI Jawa Barat hingga KONI Pusat. Bahkan, cabang olahraga asal Kota Sukabumi berpotensi terkena sanksi atau pembatasan mengikuti event olahraga berikutnya.

Karena itu, Komisi III DPRD mendorong pemerintah daerah untuk ikut turun tangan menyelesaikan persoalan pendanaan kontingen. DPRD juga berencana menggandeng pihak ketiga sebagai solusi alternatif penyelamatan anggaran.

“Kami Komisi III akan mengundang perusahaan, bank, BUMD, dan BUMN untuk menjadi orang tua asuh cabang olahraga,” kata Fajar.

Ia menyebut estimasi kebutuhan anggaran untuk memberangkatkan kontingen Kota Sukabumi ke Porprov mencapai sekitar Rp3,9 miliar. Dana tersebut dibutuhkan untuk mendukung keberangkatan 39 cabang olahraga dengan total sekitar 540 atlet dan pelatih.

Menurutnya, kolaborasi dengan pihak ketiga menjadi langkah realistis di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

“Intinya kami ingin semua pihak ikut mendukung para putra daerah agar tetap bisa berangkat membawa nama Kota Sukabumi,” tegasnya.

BACA JUGA : KONI Kota Sukabumi Putar Otak Cari Anggaran Untuk Porprov

Sementara itu, Ketua KONI Kota Sukabumi, Yoseph Mahdi Yunansyah, mengungkapkan bahwa dana operasional tahunan yang diterima KONI selama ini masih sangat terbatas dan pencairannya dilakukan secara bertahap.

Menurut Yoseph, kondisi tersebut membuat KONI harus menyusun skema prioritas berdasarkan potensi prestasi dari masing-masing cabang olahraga agar keberangkatan atlet tetap bisa dipertahankan.

“KONI harus realistis dengan kondisi yang ada. Kalau anggaran tidak memadai, tentu harus ada skala prioritas agar atlet tetap bisa diberangkatkan,” ujarnya.

KONI juga mengaku kebingungan dengan wacana penggunaan dana Biaya Operasional Keolahragaan (BOK) untuk kebutuhan Porprov. Sebab, dana tersebut sejatinya diperuntukkan bagi operasional pembinaan olahraga, bukan pembiayaan event besar seperti Porprov.

Meski demikian, hasil pembahasan sementara antara DPRD, pemerintah daerah, dan KONI akhirnya menyepakati bahwa kontingen Kota Sukabumi tetap harus diberangkatkan ke Porprov Jawa Barat 2026.

The post Butuh Anggaran Rp3,9 Miliar, Komisi III DPRD Bergerak Selamatkan KONI Kota Sukabumi first appeared on Sukabumi Ku.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *