
Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI –Sistem Pelayanan Pajak di Posyandu atau Sipandu menjadi salah satu strategi andalan Kelurahan Warudoyong, Kota Sukabumi, dalam mengejar target realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026.
Lurah Warudoyong, Nuke Nurul Aini, mengatakan hingga Mei 2026 realisasi pendapatan PBB-P2 di wilayahnya baru mencapai 27,22 persen dari target Rp601.437.000 dengan jumlah 1.173 wajib pajak. Realisasi sementara tercatat Rp197.094.757.
“Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak,” ujarnya kepada Radar Sukabumi, Jumat (22/5).
Selain melalui program Sipandu, pihak kelurahan juga menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung wajib pajak yang belum melakukan pembayaran.
“Kita datangi door to door agar mereka segera membayar PBB-P2. Pihak kecamatan juga ikut turun mendampingi, terutama bagi wajib pajak yang memiliki tunggakan,” jelasnya.
Program Sipandu dinilai cukup membantu masyarakat karena pelayanan pembayaran pajak dilakukan lebih dekat dengan lingkungan warga, salah satunya melalui kegiatan posyandu rutin.
“Kami berharap inovasi pelayanan ini mampu mendorong peningkatan realisasi pendapatan pajak dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025 lalu, realisasi PBB-P2 tercatat Rp422.699.000,” paparnya.
Nuke optimis capaian tahun ini bisa terus meningkat hingga mencapai target 100 persen, sehingga pendapatan dari sektor pajak dapat mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat di wilayah Kelurahan Warudoyong.
“Semoga dengan berbagai upaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil sesuai harapan,” pungkasnya.(bam/d)
The post Sipandu Dorong Optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan di Warudoyong appeared first on Radar Sukabumi.



















