Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

​Dua Jam Terjepit Reruntuhan Tembok Renovasi Indomaret di Sukabumi, Evakuasi Syaripudin Berlangsung Dramatis

×

​Dua Jam Terjepit Reruntuhan Tembok Renovasi Indomaret di Sukabumi, Evakuasi Syaripudin Berlangsung Dramatis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INILAHSUKABUMI.COM – Kecelakaan kerja kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang pekerja bangunan bernama Syaripudin (42) dilaporkan tertimpa reruntuhan tembok dalam proyek pelebaran bangunan minimarket Indomaret di Kampung Sinagar RT 01/03, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Jumat (22/5/2026) sore.

Example 300x600

​Proses evakuasi warga Kampung Palasari RT 03/02, Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda ini berlangsung dramatis. Tim penyelamat gabungan membutuhkan waktu hampir dua jam untuk mengeluarkan kaki korban yang terjepit material beton yang sangat berat.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun InilahSukabumi.com di lokasi kejadian, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, Syaripudin tengah melakukan aktivitas pekerjaan di area proyek pelebaran bangunan minimarket Indomaret.

​Secara mengejutkan, dinding bangunan yang sedang dikerjakan mendadak ambruk. Reruntuhan material tersebut langsung menimpa dan menjepit kedua kaki korban, tepatnya dari bagian lutut hingga ke bawah.

Baca juga : ​Pekerja Bangunan di Sukabumi Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Baja Ringan di SMKN 1 Cibadak

​Mendengar jeritan histeris korban, pekerja lain dan warga setempat langsung berhamburan ke lokasi untuk memberikan pertolongan pertama.

Namun, karena material yang menjepit terlampau berat, evakuasi mandiri tidak membuahkan hasil. Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke aparat pemerintah setempat.

Evakuasi Dramatis Menggunakan Alat Khusus

​Menerima laporan tersebut, sejumlah petugas gabungan dari berbagai unsur langsung diterjunkan ke lokasi. Mengingat kondisi korban yang mulai melemas akibat jepitan beton, tim medis sempat memberikan bantuan oksigen dan cairan infus di lokasi reruntuhan agar kondisi korban tetap stabil.

​Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Winda Tri Sutrisno, menjelaskan bahwa proses evakuasi berjalan cukup alot dan menegangkan karena posisi kaki korban yang terkunci material padat.

​”Kami terpaksa memecahkan bagian bawah tembok secara perlahan menggunakan alat cutting (pemotong besi/beton) dan cangkul agar kaki korban bisa dikeluarkan dengan aman tanpa memperparah luka,” jelas Winda kepada InilahSukabumi.com, Jumat malam.

Baca juga : Lagi, Gempa Darat Menggoyang Sukabumi, Warga Nagrak Merasakan Sebentar

​Setelah hampir dua jam berjibaku melawan waktu, tepat sekitar pukul 18.45 WIB, kedua kaki Syaripudin akhirnya berhasil dikeluarkan dari reruntuhan.

Korban yang berada dalam kondisi sadar namun mengalami luka parah di kedua kakinya langsung dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

​Aksi penyelamatan cepat ini sukses terlaksana berkat sinergi dari berbagai unsur gabungan, yang melibatkan P2BK Nagrak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi.

Selanjutnya Tagana, Puskesmas Nagrak, Forkopimcam Nagrak, Pemerintah Desa Nagrak Utara, serta dibantu oleh masyarakat sekitar.

Kecelakaan Kerja di SMKN Cibadak

Sebelumnya diberitakan seorang pekerja bangunan, Hendi (28) dilaporkan meninggal dunia diduga tersengat listrik saat bekerja di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (18/5/2026) pagi.

Warga Kampung Kaum Kidul RT 04/02, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak tersebut meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Sekarwangi Cibadak, sebelum sempat ditangani oleh tim medis.

Reporter : Idam

Redaktur : Budiyanto

The post ​Dua Jam Terjepit Reruntuhan Tembok Renovasi Indomaret di Sukabumi, Evakuasi Syaripudin Berlangsung Dramatis first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *