Sumber: Radar Sukabumi
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali tertekan 0,27 persen hingga menembus Rp18.015 per dolar AS pada perdagangan Kamis pagi. Posisi ini menjadi salah satu level terlemah rupiah dalam beberapa waktu terakhir sekaligus menandai ambang psikologis baru Rp18.000 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah mencerminkan kuatnya tekanan eksternal di tengah meningkatnya ketidakpastian global, ditambah sentimen domestik yang belum kondusif. “Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat di tengah tensi geopolitik yang meningkat di Timur Tengah,” ujarnya di Jakarta, Kamis.
Penguatan dolar AS juga didorong oleh data ekonomi Negeri Paman Sam yang lebih baik dari perkiraan pasar. Data ketenagakerjaan serta indeks aktivitas sektor jasa Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan kinerja lebih kuat dari ekspektasi, memperbesar optimisme terhadap ekonomi AS. Kombinasi faktor tersebut meningkatkan permintaan dolar AS dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
The post Rupiah Tembus Rp18.015 per Dolar AS, Terlemah! appeared first on Radar Sukabumi.













