Sumber: Radar Sukabumi
JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (KAI Daop 1 Jakarta) menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan KA 229A Pangrango pada Sabtu (6/6/2026).
Penundaan keberangkatan dilakukan sebagai langkah antisipatif setelah adanya gempa bumi yang terasa di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.Sebagai bagian dari prosedur keselamatan operasional, KAI segera melakukan pemeriksaan terhadap jalur rel dan prasarana perkeretaapian guna memastikan tidak terdapat dampak yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa setiap kejadian alam yang berpotensi memengaruhi prasarana perkeretaapian akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan menyeluruh sebelum perjalanan kereta api diizinkan melanjutkan perjalanan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat keterlambatan perjalanan KA Pangrango. Langkah pemeriksaan jalur dilakukan untuk memastikan kondisi rel, jembatan, dan prasarana lainnya tetap aman dilalui kereta api pasca gempa yang terasa di wilayah Sukabumi,” ujarnya.
KA 229A Pangrango yang tiba pada pukul 20.24 WIB mengalami penundaan keberangkatan sekitar 25 menit dan diberangkatkan kembali pada pukul 20.50 WIB dari Stasiun Cigombong setelah petugas memastikan kondisi jalur dan prasarana dalam keadaan aman untuk operasional.
Franoto menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI.
“Dalam situasi seperti ini, KAI mengedepankan prinsip safety first. Meskipun mengakibatkan keterlambatan perjalanan, pemeriksaan jalur perlu dilakukan untuk memastikan seluruh perjalanan kereta api berlangsung dengan aman dan selamat,” tambahnya.
KAI Daop 1 Jakarta mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian para pelanggan. KAI akan terus mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan kereta api.(*)
The post Akibat Gempa Sukabumi, KA Pangrango Tertunda 25 Menit appeared first on Radar Sukabumi.















