Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Duka menyelimuti kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Sukabumi. Dari total 62 jemaah yang tergabung dalam Kloter 13 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS), satu orang dipastikan tidak kembali ke tanah air setelah wafat di Kota Suci Makkah usai menuntaskan seluruh rangkaian puncak ibadah haji.
Kabar duka ini mewarnai kedatangan rombongan Kloter 13 JKS yang tiba di Pusbangdai Cikembang, Sukabumi, Rabu (17/6) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Jemaah yang tutup usia adalah H. Atjeng bin Mamat (84), warga Kampung Ciutara, Kecamatan Cicurug.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Abdul Manan, menjelaskan almarhum wafat di kamar hotel tempatnya menginap setelah kondisi kesehatannya menurun drastis pasca fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
“Pak Haji Atjeng wafat setelah melaksanakan puncak haji Armuzna. Setelah kembali dari Mina, kondisinya menurun dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter saat beristirahat di kamar hotel,” ujarnya, Rabu (17/6).
Meski demikian, Abdul Manan menegaskan ibadah haji almarhum telah sah dan sempurna karena sempat mengikuti wukuf di Arafah yang menjadi inti ibadah haji. Jenazah almarhum dimakamkan di Makkah, sementara seluruh barang bawaannya telah diserahkan kepada pihak keluarga di Sukabumi.
Selain itu, kepulangan Kloter 13 JKS juga diwarnai menurunnya kondisi kesehatan dua jemaah lansia lainnya, yakni H. Nanang asal Kecamatan Ciambar dan Hj. Kakar asal Kecamatan Lengkong. Keduanya langsung dijemput ambulans untuk penanganan medis setibanya di Bandara Soekarno-Hatta.
“Secara umum, proses pemulangan 61 jemaah lainnya berjalan lancar dan tepat waktu. Suasana haru dan tangis syukur dari keluarga menyambut kepulangan para jemaah yang baru saja menyelesaikan ibadah di Tanah Suci,” pungkas Abdul Manan.(den/d)
The post Satu Jemaah Haji Asal Sukabumi Wafat di Makkah Usai Puncak Armuzna appeared first on Radar Sukabumi.



