AMP Sukabumi Raya Nilai MBG Jadi Solusi Gizi, Pendidikan, dan Penggerak Ekonomi Rakyat

SUKABUMI – Di tengah berbagai dinamika dan kritik yang mengiringi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Aliansi Masyarakat Peduli MBG (AMP) Sukabumi Raya menegaskan dukungannya terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Inisiator AMP Sukabumi Raya, Sayyid Agil, menilai MBG merupakan kebijakan strategis yang dirancang untuk menjawab persoalan mendasar bangsa, khususnya terkait kualitas sumber daya manusia, kesehatan anak, dan ketimpangan gizi yang masih terjadi di berbagai daerah.

Menurutnya, program MBG tidak boleh dipandang sebatas pemberian makanan gratis kepada peserta didik. Lebih dari itu, program tersebut merupakan investasi jangka panjang negara dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis Presiden Prabowo dalam menjawab tantangan serius bangsa di bidang kesehatan dan pendidikan. Ini bukan sekadar bantuan konsumsi harian, tetapi bentuk keberpihakan negara kepada anak-anak Indonesia agar tumbuh sehat, kuat, dan siap bersaing di masa depan,” ujar Sayyid Agil.

BACA JUGA : Jelang Aksi Doa Bersama, Pendukung Program MBG Satukan Langkah di Kota Sukabumi

Ia menjelaskan, masih tingginya angka stunting dan ketimpangan akses gizi menjadi alasan penting mengapa program tersebut harus mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Selain memberikan manfaat bagi penerima langsung, MBG juga dinilai memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Keterlibatan petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM dalam rantai pasok program diyakini mampu menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas di daerah.

“Program ini bukan hanya mengenyangkan anak-anak sekolah, tetapi juga menghidupkan ekonomi masyarakat. Petani, nelayan, dan UMKM bisa menjadi bagian dari rantai pasok yang memberikan manfaat ekonomi secara langsung,” katanya.

BACA JUGA : Korwil MBG Kota Sukabumi Hormati Rencana Aksi Damai, Sebut Aspirasi Masyarakat Bagian dari Demokrasi

Meski demikian, AMP Sukabumi Raya mengingatkan bahwa keberhasilan MBG sangat bergantung pada tata kelola yang baik. Transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran menjadi faktor penting agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dalam pandangannya, terdapat tiga alasan utama mengapa MBG perlu terus didukung. Pertama, sebagai investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi anak. Kedua, sebagai instrumen nyata untuk menekan angka stunting dan mengurangi ketimpangan gizi, termasuk bagi ibu hamil dan menyusui. Ketiga, sebagai penggerak ekonomi lokal yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Yang perlu dilakukan adalah memperbaiki sistem pelaksanaannya jika masih ditemukan kekurangan. Jangan sampai tujuan besar program ini hilang hanya karena persoalan teknis di lapangan. Kami mendorong perbaikan sistem agar MBG semakin efektif dan tepat sasaran,” tegas Sayyid Agil.

AMP Sukabumi Raya berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terus dilanjutkan dan disempurnakan, sejalan dengan cita-cita pembangunan nasional untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan mampu bersaing di tingkat global.

“Sebagaimana cita-cita Presiden Prabowo, program ini harus tetap dilanjutkan demi keberlangsungan masa depan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

The post AMP Sukabumi Raya Nilai MBG Jadi Solusi Gizi, Pendidikan, dan Penggerak Ekonomi Rakyat first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *