
SUKABUMI – Milad ke-43 Pondok Pesantren Nurul Huda Yaspin tidak hanya menjadi peringatan hari jadi lembaga pendidikan Islam tersebut, tetapi juga momentum memperkuat peran pesantren dalam membangun karakter generasi muda dan menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.
Perayaan yang berlangsung sepanjang 1 hingga 25 Juni 2026 di Kampung Cibolang Kidul, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi itu melibatkan santri, guru, alumni, wali santri, tokoh masyarakat hingga pemerintah desa.
Mengusung tema “Menjaga Nilai, Melindungi Martabat, Mengawal Perubahan”, kegiatan tahun ini memiliki makna tersendiri. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga dekade, Milad Pondok Pesantren Nurul Huda Yaspin kembali diselenggarakan bersamaan dengan Haflah Ikhtitam seluruh lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Yaspin Nurul Huda.
Baca Juga: Lapang Merdeka Kota Sukabumi Masih Jadi Primadona Olahraga Malam Hari
Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda Yaspin, Drs. KH. Abdul Aziz, mengatakan perjalanan selama 43 tahun merupakan hasil perjuangan para pendiri yang harus terus dijaga oleh generasi penerus.
Menurutnya, pesantren lahir dari doa, perjuangan, dan keikhlasan para pendahulu. Karena itu, tugas generasi sekarang bukan hanya merawat bangunan fisik, tetapi juga menjaga nilai-nilai yang telah diwariskan agar tetap hidup di tengah masyarakat.
“Perubahan merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari, namun akhlak, ilmu, dan tradisi pesantren harus tetap menjadi fondasi dalam setiap langkah,” ujarnya.
Ia menegaskan Pondok Pesantren Nurul Huda Yaspin akan terus berkomitmen mencetak generasi Qurani yang memiliki kedalaman ilmu, akhlak mulia, serta kepedulian terhadap umat dan bangsa.
Baca Juga: Seorang Pemuda yang Berani Mengambil Sikap: Belajar dari Yandra Utama Santosa
Selama hampir satu bulan, berbagai kegiatan digelar, mulai dari Musabaqah Antar Santri, Pawai Obor Tahun Baru Islam, lomba kreativitas anak, gerakan membersihkan masjid, Haflah Ikhtitam, Festival Sholawat Nurul Huda, Pentas Seni Santri, Wisuda Tahfidz Al-Qur’an, Wisuda Santri Kitab, santunan anak yatim dan dhuafa hingga tabligh akbar sebagai penutup kegiatan.
Ketua Panitia, Moch. Fahmi Amiruddin, menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian acara berjalan lancar berkat dukungan semua pihak.
Ia mengatakan keberhasilan penyelenggaraan Milad merupakan buah dari kerja sama para asatidz, santri, alumni, tokoh masyarakat, pemuda hingga seluruh warga Cibolang yang bergotong royong sejak awal persiapan.
“Semangat kebersamaan itulah yang menjadi kekuatan utama sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Fahmi juga menilai penyelenggaraan Milad yang dipadukan dengan Haflah Ikhtitam seluruh lembaga pendidikan menjadi momen bersejarah bagi pesantren karena baru kembali terlaksana setelah lebih dari 33 tahun.
Apresiasi turut disampaikan Kepala Desa Cibatu, Asep Rahmat. Menurutnya, Pondok Pesantren Nurul Huda Yaspin telah memberikan kontribusi besar dalam pembinaan moral masyarakat.
Ia menyebut banyak lulusan pesantren yang kini mengabdikan diri di berbagai bidang kehidupan sehingga keberadaan pesantren menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Desa Cibatu.
Sementara itu, Rektor Institut Al-Masthuriyah Sukabumi, Dr. H. Abubakar Sidik, M.Ag., menilai tema Milad sangat relevan dengan kondisi saat ini.
Menurutnya, pesantren harus tetap menjadi benteng peradaban yang mampu menjaga nilai-nilai Islam sekaligus melahirkan generasi yang adaptif, berwawasan luas, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Puncak peringatan Milad ke-43 pada 25 Juni berlangsung meriah melalui pawai drumband, samen santri TPQ, pesta rakyat, serta tabligh akbar yang dihadiri ribuan masyarakat. Kehadiran warga dari berbagai daerah menjadi bukti kuatnya hubungan antara pesantren dengan masyarakat yang telah terjalin selama lebih dari empat dekade.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pondok Pesantren Nurul Huda Yaspin kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat dakwah, pembinaan sosial, dan penguatan nilai-nilai keislaman yang terus tumbuh bersama masyarakat Kabupaten Sukabumi.
The post Milad ke-43 Ponpes Nurul Huda Yaspin Jadi Momentum Perkuat Pendidikan dan Nilai Keislaman first appeared on Sukabumi Ku.

