SUKABUMI – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi terus mematangkan langkah strategis berskala internasional dalam pelestarian sejarah lokal.
Melalui koordinasi virtual bertajuk Zoom Meeting, Diarpus bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan National Archives of the Netherlands (NAN) membahas Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama penerbitan Naskah Sumber Arsip (NSA) Teh Parakansalak, Kamis (09/07/2026) lalu.
Pertemuan lintas negara yang berlangsung penuh menggunakan bahasa Inggris sejak pukul 14.00 WIB tersebut, menjadi komitmen bersama untuk merawat memori kolektif perkebunan teh bersejarah di Sukabumi. Berdasarkan timeline yang disusun ANRI, penerbitan NSA Parakansalak edisi lengkap ini ditargetkan rampung pada Desember 2026 mendatang.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi H. Dadang Rustandi, SH., ST., MA melalui Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Diarpus Kabupaten Sukabumi, Indah Kemala Fartin, S.I.P., M.Si., mengatakan, bahwa agenda ini merupakan bagian penting dari pengelolaan dokumen historis bernilai tinggi.
Pertemuan diawali dengan sambutan dari Direktur Layanan dan Pemanfaatan Kearsipan ANRI, Eli Ruliawati, dan dilanjutkan oleh Sekretaris Diarpus Kabupaten Sukabumi, Hj. Eli Sopiani, sebelum memasuki sesi diskusi teknis dan tanya jawab intensif dengan pihak arsip nasional Belanda (NAN).
“Dalam pembahasan tersebut, Kabupaten Sukabumi diamanatkan untuk mempersiapkan acara peluncuran (launching) buku yang rencananya diterbitkan dalam dua versi, yakni e-book (digital) dan buku konvensional (cetak),” kata Indah kepada Radar Sukabumi pada Kamis (16/07).
Guna menjangkau pembaca yang lebih luas, naskah sumber arsip ini juga akan disajikan secara bilingual (dua bahasa), yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Acara peluncuran buku sejarah monumental tersebut rencananya akan dikemas dalam bentuk intimate dinner dengan mengundang seluruh stakeholder terkait. Adapun alokasi anggaran pelaksanaan agenda tersebut akan dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui pos anggaran Diarpus selaku pemangku kepentingan utama.
Rapat koordinasi penting ini turut dihadiri oleh jajaran strategis dari internal Pemkab Sukabumi dan instansi pusat, di antaranya Bagian Kerja Sama Setda, Bagian Hukum, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Baperida), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Biro Hukum, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat ANRI. (Den)
Artikel Diarpus Kabupaten Sukabumi Matangkan Penerbitan Arsip Teh Parakansalak dengan Belanda pertama kali tampil pada Sukabumi Metro.




