Bansos Beras Tahap 2 Cair Mulai Agustus 2026, 33,24 Juta KPM Berpotensi Terima 30 Kg Beras

Bansos Beras

JAKARTA – Pemerintah akan kembali menyalurkan bantuan pangan beras tahap kedua mulai Agustus 2026. Program ini menyasar sekitar 33,24 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Untuk mendukung penyaluran selama tiga bulan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan sekitar 996.200 ton beras. Penyaluran bantuan akan dilakukan sekaligus (one shoot), meski distribusi ke sejumlah daerah diperkirakan masih berlangsung hingga September 2026.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan keputusan tersebut telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga :

“Telah diputuskan one shoot di bulan Agustus. Nanti kalau sudah masuk ke DIPA Badan Pangan Nasional, tentu Bapak Kepala Badan Pangan akan menugaskan Bulog,” ujar Ketut, Rabu (15/7/2026).

Jadwal penyaluran bansos beras tahap 2

Berdasarkan keterangan Bapanas, berikut jadwal penyaluran bantuan pangan beras tahap kedua:

  • Mulai penyaluran: Agustus 2026.
  • Distribusi diperkirakan berlangsung hingga September 2026.
  • Jumlah penerima: 33,24 juta KPM.
  • Total alokasi beras: 996.200 ton.
  • Periode bantuan: tiga bulan.

Apabila menggunakan skema yang sama seperti penyaluran sebelumnya, setiap KPM berpotensi menerima 10 kilogram beras per bulan selama tiga bulan atau total 30 kilogram beras. Bapanas masih menunggu persetujuan anggaran

Ketut menjelaskan, saat ini Bapanas masih menunggu proses reviu Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dari Kementerian Keuangan. Setelah anggaran masuk ke Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Bapanas, pemerintah akan segera menugaskan Perum Bulog untuk mendistribusikan bantuan kepada para penerima.

“Kami sudah mengajukan anggaran ke Kementerian Keuangan dan saat ini masih dalam proses reviu,” kata Ketut.

Penyaluran tahap pertama hampir selesai

Bapanas mencatat realisasi bantuan pangan tahap pertama hampir rampung dengan tingkat penyaluran mencapai 99,7 persen. Sebanyak 33,14 juta KPM telah menerima bantuan berupa 664.880 ton beras dan 132.970 kiloliter minyak goreng.

Sementara itu, sekitar 0,3 persen penyaluran masih berlangsung di sejumlah wilayah Papua serta beberapa daerah di Sumatera dan Sulawesi yang menghadapi kendala distribusi.

Dengan tambahan alokasi pada tahap kedua, total bantuan pangan beras yang disalurkan sepanjang 2026 diperkirakan mencapai 1,66 juta ton, meningkat signifikan dibandingkan realisasi sepanjang 2025 yang mencapai 710.780 ton.

Diharapkan membantu menekan harga beras

Menurut Ketut, penyaluran hampir satu juta ton beras secara langsung kepada masyarakat dapat membantu mengurangi permintaan beras di pasar sehingga berkontribusi menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi pangan.

Pemerintah juga akan mengombinasikan penyaluran bantuan pangan beras dengan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Gerakan Pangan Murah untuk menjaga harga beras tetap stabil di tingkat konsumen.

Bantuan pangan beras tahap kedua akan diberikan kepada 33,24 juta KPM yang telah ditetapkan pemerintah. Masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan tahap pertama berpeluang kembali memperoleh bantuan apabila masih memenuhi kriteria sebagai penerima sesuai hasil verifikasi dan penetapan pemerintah.(SE)

The post Bansos Beras Tahap 2 Cair Mulai Agustus 2026, 33,24 Juta KPM Berpotensi Terima 30 Kg Beras first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *