Syukuran Nelayan Ciwaru ke-69, Tukik dan Benih Ikan Dilepas di Perairan Pulau Kunti sebagai Wujud Pelestarian Laut

SUKABUMI – Rangkaian Syukuran Nelayan Ciwaru ke-69 tidak hanya menghadirkan hiburan dan tradisi budaya, tetapi juga diisi dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Ratusan benih ikan hias dan tukik (anak penyu) dilepas ke perairan Pulau Kunti melalui jalur Pantai Palangpang, Muara Ciletuh, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan konservasi tersebut diikuti oleh Wakil Bupati Sukabumi, Anggota DPR RI, Kepala Dinas Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta para nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Ciemas.

Baca Juga:;Cara Cek Penerima PKH dan BPNT 2026 secara Online, Bisa Lewat Aplikasi atau Situs Kemensos

Ketua HNSI Kecamatan Ciemas yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Golkar, H. Ujang Abdurohim Rochmi, atau yang sering disapa Dewan Batman, mengatakan pelepasan benih ikan hias dan tukik merupakan bagian dari komitmen masyarakat nelayan dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, khususnya di kawasan Geopark Ciletuh.

“Ini merupakan rangkaian Syukuran Nelayan. Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan rasa cinta kami terhadap alam serta perairan Geopark Ciletuh agar tetap lestari,” ujarnya.

Menurut Batman, tradisi tabur benih telah menjadi bagian dari Syukuran Nelayan sebagai simbol rasa syukur sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian sumber daya laut.

Ia menjelaskan, pelepasan tukik dipilih karena penyu merupakan satwa yang dilindungi dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Baca Juga: Bahlil Pastikan Warga Terdampak Proyek LNG Abadi Masela Dapat “Ganti Untung”

“Momentum hari ini kami sengaja menebar tukik. Tukik merupakan bibit penyu yang menjadi salah satu habitat laut yang dilindungi di negara kita. Karena itu, tradisi ini harus terus dilestarikan sebagai bentuk tanggung jawab kita menjaga alam,” ungkapnya.

Selain menjadi agenda konservasi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga habitat laut dan mendukung pengembangan kawasan wisata berbasis konservasi di Geopark Ciletuh.

Melalui semangat Syukuran Nelayan ke-69, HNSI Kecamatan Ciemas berharap tradisi budaya dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus berjalan beriringan, sehingga kekayaan laut Sukabumi tetap terjaga dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.

The post Syukuran Nelayan Ciwaru ke-69, Tukik dan Benih Ikan Dilepas di Perairan Pulau Kunti sebagai Wujud Pelestarian Laut first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *