
SUKABUMI – Warga Kabupaten Sukabumi diimbau menyiapkan payung atau jas hujan saat beraktivitas pada Selasa (28/7/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi berpotensi diguyur hujan ringan berskala lokal pada siang hingga sore hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Stasiun Klimatologi Jawa Barat dan diperbarui pada pukul 06.30 WIB, kondisi cuaca di Kabupaten Sukabumi pada pagi hari diperkirakan cerah hingga cerah berawan. Memasuki siang hingga sore, potensi hujan ringan mulai muncul di sejumlah wilayah.
Sementara itu, pada malam hingga dini hari cuaca diprakirakan kembali cerah hingga cerah berawan sehingga aktivitas masyarakat diperkirakan dapat berlangsung normal.
Baca Juga: Pemulihan Trauma Jadi Fokus, Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Mulai Bangkit
Selain potensi hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai kemungkinan meningkatnya kecepatan angin di sebagian wilayah Jawa Barat.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan terbuka, pegunungan, maupun pesisir selatan Kabupaten Sukabumi. Pengendara sepeda motor juga diimbau meningkatkan kewaspadaan apabila terjadi hujan yang disertai embusan angin.
BMKG mencatat suhu udara di wilayah Jawa Barat berkisar antara 16 hingga 35 derajat Celsius dengan kelembapan udara 30 hingga 90 persen. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan antara 5 hingga 46 kilometer per jam.
Selain Kabupaten Sukabumi, potensi hujan ringan pada siang hingga sore juga diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, serta Kabupaten Kuningan.
Baca Juga: 833 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Temukan Pelanggaran Higienitas dan Sanitasi
Sementara itu, Kota Sukabumi tidak termasuk dalam daftar wilayah yang diprakirakan mengalami hujan lokal pada pembaruan prakiraan cuaca kali ini. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.
Bagi warga yang hendak beraktivitas di kawasan wisata seperti Geopark Ciletuh, Pantai Palabuhanratu, Ujung Genteng, Situ Gunung, maupun kawasan lereng Gunung Gede Pangrango, disarankan memantau perkembangan cuaca sebelum melakukan perjalanan.
BMKG juga mengimbau masyarakat memperoleh informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang mungkin terjadi selama beraktivitas.
The post Prakiraan Cuaca Sukabumi 28 Juli 2026, Siang Berpotensi Hujan Ringan first appeared on Sukabumi Ku.




