
INILAHSUKABUMI.COM – Kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali terbakar. Kali ini di sekitar Kawah Wadon, Gunung Gede, Kabupaten Cianjur, dilaporkan mengalami kebakaran, Jumat (7/8/2026).
Peristiwa ini pertama kali terdeteksi melalui kamera pengawas (CCTV) Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ciloto pada Jumat sekitar pukul 03.00 WIB. Kepulan asap tebal masih terlihat jelas dari area kawah pada pukul 07.00 WIB.
Kepala Balai Besar TNGGP, Sadtata Noor Adirahmanta, mengungkapkan sebanyak 80 personel gabungan yang terdiri atas Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dan relawan dikerahkan ke titik lokasi.
“Setelah menerima informasi terjadi kebakaran pihaknya langsung bergerak cepat mengerahkan tim ke lokasi,” ungkap Sadtata dalam siaran pers dari Humas BB TNGGP yang diterima Sabtu (8/8/2026).
Baca juga : Rem Blong di Letter S Cikidang, Truk Muatan Kantong Kresek Terperosok ke Jurang Tebing
Ia melanjutkan sebanyak 28 relawan yang bersiaga di Alun-alun Suryakencana langsung bergerak via jalur Puncak Sela, sementara 52 personel lainnya diterjunkan dari jalur Cibodas guna mempercepat proses pemadaman dan pengendalian api.
Faktor Alam Diduga Jadi Pemicu Utama
Hingga saat ini, investigasi mendalam terkait penyebab kebakaran masih berlangsung. Kendati demikian, indikasi awal mengarah kuat pada faktor alam.
Kawah Wadon merupakan zona inti TNGGP yang steril dari aktivitas wisata dan pendakian. Berdasarkan analisis di lapangan dan rekaman CCTV PGA Ciloto, tidak ditemukan adanya aktivitas manusia di sekitar lokasi sebelum insiden terjadi.
Puncak musim kemarau yang membuat vegetasi menjadi sangat kering, ditambah tingginya suhu di sekitar kawasan kawah vulkanik, diduga menjadi pemicu utama munculnya titik api.
Baca juga : Kebakaran di Alun-Alun Suryakencana, Balai Besar TNGGP Menerima Laporan dari Pengelola Basecamp
Vegetasi Terdampak dan Situasi Terkini
Berdasarkan identifikasi sementara oleh tim di lapangan, area yang terbakar didominasi oleh semak belukar kering, dan rerumputan liar. Tidak terdapat tanaman edelweiss pada area yang terdampak kebakaran.
Balai Besar TNGGP terus melakukan koordinasi bersama para relawan, MMP serta instansi terkait untuk memastikan proses pemadaman berjalan optimal sekaligus melakukan pemantauan perkembangan kondisi di lapangan.
Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan memperoleh informasi resmi melalui kanal komunikasi Balai Besar TNGGP.
Diberitakan sebelumnya kawasan konservasi favorit pendaki di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) mengalami musibah kebakaran.
Baca juga : Update : Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Terbakar, Wisata Khusus Pendakian Ditutup
Savana ikonik Alun-Alun Suryakencana bagian Barat dilaporkan terbakar pada Rabu (6/8/2026) sore.
Beruntung, kesigapan tim gabungan berhasil menjinakkan si jago merah sebelum merembet lebih luas.
Redaktur : Budiyanto
The post Setelah Alun-alun Suryakencana, Kawah Wadon di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Terbakar first appeared on Inilah Sukabumi.




