Warga Sukabumi Dilatih Hadapi Gempa-Tsunami Lewat Kolaborasi PMI dan Japanese Red Cross Society

INILAHSUKABUMI.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi bersama Japanese Red Cross Society (JRCS) menggenjot kesiapsiagaan warga pesisir selatan melalui pelatihan evakuasi gempa bumi dan tsunami.

Langkah strategis ini dilakukan untuk meminimalkan risiko bencana di wilayah rawan. ​Pelatihan intensif ini merupakan bagian dari program School and Community Resilience (SCR).

Fokus utamanya adalah membekali masyarakat dan lingkungan sekolah agar mampu mengenali potensi bahaya, melakukan evakuasi mandiri, serta merespons kedaruratan secara cepat dan tepat.

​Program siaga bencana tersebut menyasar tiga desa di dua kecamatan berbeda, yakni Desa Cisolok dan Desa Cikahuripan di Kecamatan Cisolok, serta Desa Cidadap di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Baca juga : Kabar dari Kasepuhan Cipta Mulya : PMI Sukabumi Gerak Cepat Salurkan Bantuan Darurat

Peserta yang terlibat meliputi warga setempat, Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) PMI, pelajar, unsur sekolah, hingga pemangku kepentingan terkait.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi edukasi mulai dari mengenali tanda-tanda alam prabencana, teknik penyelamatan diri, pemanfaatan jalur evakuasi, hingga penentuan titik kumpul yang aman.

​Staf Palang Merah Jepang untuk Indonesia, Yana Maulana, menjelaskan bahwa simulasi ini dirancang agar masyarakat memiliki pemahaman utuh mengenai mitigasi sebelum, saat, dan sesudah bencana terjadi.

​”Kami melatih masyarakat bagaimana melakukan evakuasi yang benar, apa yang harus dipersiapkan, apa peran SIBAT, serta mengenali tanda-tanda alam,” jelas Yana dalam siaran pers PMI Kabupaten Sukabumi diterima InilahSukabumi.com Selasa (25/8/2026).

Baca juga : Maut di Jalan Raya Sukabumi-Bogor : Pemotor Vario Tewas Usai Tabrakan dengan Truk Box

“Saat gempa terjadi, warga harus tahu langkah tepat menuju titik evakuasi dengan aman,” sambung dia.

​Evaluasi di lapangan menunjukkan tren positif. Dalam simulasi evakuasi di beberapa desa, rata-rata waktu tempuh warga dari rumah menuju titik aman sementara berkisar antara 15 hingga 20 menit.

Masyarakat dinilai mulai adaptif mengikuti rambu jalur evakuasi berkat bimbingan SIBAT dan PMI Kabupaten Sukabumi.

Bantuan Peralatan Tanggap Darurat Diserahkan

​Sebagai penguat infrastruktur mitigasi lokal, PMI Kabupaten Sukabumi bersama JRCS turut menyalurkan bantuan peralatan tanggap darurat (Basic Emergency Equipment) kepada pemerintah desa dan posko SIBAT di Cisolok, Cikahuripan, dan Cidadap.

Baca juga : ​Warga Sukabumi Minim Donor, PMI Terpaksa Cari Darah Hingga ke Luar Kota

​Bantuan dari masyarakat Jepang yang disalurkan via PMI Pusat ini mencakup tenda darurat, genset, tandu evakuasi, perangkat komunikasi radio, mesin chainsaw, alat pelindung diri (APD), hingga perlengkapan Pertolongan Pertama.

Seluruh perangkat tersebut dihibahkan guna menunjang operasional relawan SIBAT saat merespons situasi darurat.

​Ojah, salah seorang warga Desa Cikahuripan yang mengikuti pelatihan, mengaku mendapat perspektif baru terkait mitigasi bencana di lingkungan tempat tinggalnya.

​”Sebelumnya kami belum paham betul tindakan apa yang harus diambil saat gempa. Usai mengikuti simulasi ini, kami jadi tahu cara melindungi diri, mengikuti jalur evakuasi, dan berkumpul di titik aman tanpa harus panik,” tutur Ojah.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Budaya Siaga Bencana

​Pelatihan mandiri ini turut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), jajaran pemerintah kecamatan dan desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga unsur pendidikan. Pelibatan pelajar dan sekolah menjadi pilar penting dalam menanamkan budaya sadar bencana sejak dini.

​Melalui program SCR, PMI Kabupaten Sukabumi dan JRCS berkomitmen terus membangun ketangguhan struktural dan kultural di tingkat akar rumput.

Kesiapsiagaan tidak hanya digerakkan saat bencana melanda, melainkan dipersiapkan secara matang lewat edukasi berkelanjutan dan penguatan kapasitas relawan lokal.

Redaktur : Budiyanto

The post Warga Sukabumi Dilatih Hadapi Gempa-Tsunami Lewat Kolaborasi PMI dan Japanese Red Cross Society first appeared on Inilah Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *