10 Kadus Raih Penghargaan di GEBYAR Sipenyu, DPRD Sukabumi: Pajak Jadi Penopang Pembangunan Daerah

SUKABUMI – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang memberikan penghargaan kepada kepala dusun, desa, kecamatan, wajib pajak, hingga pihak swasta yang menunjukkan kepatuhan dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Apresiasi tersebut diberikan dalam kegiatan Gebyar Sipenyu Bapenda Kabupaten Sukabumi yang berlangsung di GOR Venue Tinju Palabuhanratu, Selasa (8/9/2026).

Sebanyak 10 kepala dusun dan tujuh desa mendapatkan penghargaan atas kontribusi dan kepatuhan dalam pembayaran pajak. Bahkan, sejumlah penerima apresiasi mendapatkan hadiah, termasuk tujuh paket umrah.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Hadirkan Promo Terapi Regeneratif

Budi Azhar Mutawali menilai, penghargaan tersebut menjadi bentuk motivasi penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pajak memiliki peran besar dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa setiap pajak dan retribusi yang dibayarkan memiliki kontribusi langsung terhadap keberlangsungan program pembangunan dan pelayanan publik.

“Kami dari DPRD Kabupaten Sukabumi tentu mengapresiasi upaya Bapenda yang terus membangun kesadaran masyarakat untuk taat membayar pajak. Ini penting karena pajak daerah merupakan salah satu sumber pendapatan yang nantinya kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan,” ujar Budi.

Baca Juga: Ekonomi Kota Sukabumi Tumbuh 5,94%, Pemkot Fokus Jaga Inflasi 2,77%

Ia menambahkan, peningkatan kepatuhan wajib pajak harus terus dibarengi dengan pelayanan yang mudah, transparan, serta mampu dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Karena itu, inovasi pelayanan digital yang terus dikembangkan Bapenda dinilai menjadi langkah positif dalam mempermudah masyarakat mengakses layanan perpajakan.

“Kemudahan pelayanan harus terus ditingkatkan. Ketika masyarakat diberikan akses yang mudah untuk membayar pajak, maka kesadaran dan kepatuhan juga diharapkan semakin meningkat,” katanya.

Budi menegaskan, DPRD Kabupaten Sukabumi memiliki kepentingan untuk terus mendorong optimalisasi pendapatan daerah. Namun demikian, optimalisasi tersebut harus dilakukan secara profesional dan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pendapatan dari pajak dan retribusi daerah sangat penting untuk mendukung berbagai sektor pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan publik lainnya.

Baca Juga: Bendahara DPC Demokrat Kota Sukabumi: Pidato AHY Tegaskan Demokrat Harus Hadir dan Bekerja Nyata untuk Rakyat

“Pajak yang terkumpul harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah harus terus memastikan pengelolaan pendapatan daerah berjalan transparan dan tepat sasaran untuk kepentingan pembangunan Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Budi berharap kegiatan Gebyar Sipenyu tidak hanya menjadi agenda pemberian penghargaan, tetapi juga mampu menjadi gerakan bersama dalam membangun budaya sadar pajak di tengah masyarakat.

Ia pun memberikan apresiasi kepada para kepala dusun, pemerintah desa, kecamatan, wajib pajak, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak di Kabupaten Sukabumi.

“Penghargaan ini semoga menjadi motivasi bagi yang lain. Semakin tinggi kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, semakin kuat pula kemampuan daerah untuk membiayai pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

The post 10 Kadus Raih Penghargaan di GEBYAR Sipenyu, DPRD Sukabumi: Pajak Jadi Penopang Pembangunan Daerah first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *