CIBADAK – Warga Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki yang sudah membusuk di bawah jembatan Sekarwangi, Senin (28/7) sekira pukul 12.30 WIB. Dugaan awal, mayat tersebut diidentikan dengan Agis Gistandi (26), warga Kampung Babakanpendeuy, RT 02/05, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda yang sempat dinyatakan hilang oleh keluarga dua pekan lalu.
Informasi yang dihimpun, Agis sebelumnya dikabarkan sempat mengalami kecelakaan bermotor saat dibonceng temannya dari arah Sukabumi menuju Bogor. Di sekitar jembatan Sekarwangi, mereka bertabrakan dengan mobil minibus dari arah berlawanan. Setelah itu, Agis sempat terlihat berjalan sempoyongan, lalu tiba-tiba hilang di sekitar jembatan.
“Namun demikian, kami belum bisa memastikan apakah korban ini benar meninggal akibat kecelakaan atau bukan, masih mengumpulkan keterangan,” ujar Kanit Gakum Satlantas Polres Sukabumi, Iptu Wangsit Wibowo kepada awak media di Ruang Jenazah RSUD Sekarwangi.
Wangsit mengaku, tidak ada laporan kecelakaan pada saat kejadian. Oleh karena itu, pihaknya perlu melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban. Namun semua itu, pembuktian penyebab kematian ini perlu dilakukan otopsi terhadap jenazah.
“Tergantung pihak keluarga. Namun tadi jenazah sudah dibawa pulang ke rumah duka, untuk langsung dikebumikan,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Asep Juana (50), membenarkan identitas mayat tersebut adalah Agis, yang tak lain adalah keponakannya. Menurut dia, terakhir kali ia melihat Agis itu dibonceng temannya menggunakan motor dari arah Sukabumi menuju Bogor. Mereka terdiri dari dua sepeda motor dan melaju beriringan.
“Di sekitar jembatan Sekarwangi, mereka bertabrakan dengan mobil minibus dari arah berlawanan. Setelah itu, Agis sempat terlihat berjalan sempoyongan, lalu tiba-tiba hilang di sekitar jembatan,” tutur Asep.
Asep mengaku, saat itu juga keluarga dan teman-temannya langsung melakukan pencarian. Mereka menyisir area sekitar jembatan hingga ke bawah, namun tak membuahkan hasil. Tidak ada tanda-tanda bekas jatuh atau jejak korban, bahkan HP yang dibawanya saat kejadian pun tidak bisa dihubungi.
“Upaya pencarian tak hanya dilakukan secara langsung, tetapi juga menyebarkan kabar orang hilang melalui media sosial. Sayangnya, selama lebih dari dua minggu, hasilnya nihil. Kami akan bawa jenazah ini untuk dimakamkan,” pungkas Asep.
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Temu Mayat di Cibadak, Benarkah Korban Kecelakaan? first appeared on Inilah Sukabumi.







