Dedi Mulyadi Targetkan 4 Juta Petani dan Nelayan Terlindungi Asuransi pada 2027

JAWA BARAT – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan perlindungan asuransi bagi petani, nelayan, dan pekerja informal diperluas dari sekitar 1 juta orang menjadi 4 juta orang pada 2027.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, perluasan perlindungan tersebut akan mencakup nelayan di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, hingga wilayah pesisir pantai utara Jawa Barat.

Dikutip dari Sukabumiku.id, Senin (21/9/2026), Dedi meminta Dinas Kelautan segera menyiapkan data nelayan secara memadai agar program perlindungan dapat diberikan secara lebih menyeluruh.

Baca Juga : Resep Tumis Pare Bawang Putih, Gurih dan Tips Kurangi Rasa Pahit

“Di 2027 akan ditambah menjadi empat juta. Jadi nanti nelayan di Kota Cirebon ini, di Kabupaten Cirebon, kemudian nelayan di pantai utara semuanya, kepala Dinas Kelautan saya minta segera dibuatkan data yang memadai,” kata Dedi saat berada di Cirebon, Kamis (17/9/2026).

Perlindungan Kesehatan dan Kecelakaan Kerja

Menurut Dedi, pendataan nelayan di seluruh Jawa Barat diperlukan untuk memperluas cakupan perlindungan. Pembiayaan program tersebut berasal dari Pemprov Jabar dan dapat dikerjasamakan dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Perlindungan kesehatan diberikan sesuai ketentuan program. Sementara itu, nelayan yang mengalami kecelakaan kerja dapat memperoleh santunan dan perlindungan.

Dedi juga menyebut adanya jaminan kematian yang dapat memberikan manfaat bagi keluarga peserta, termasuk dukungan pendidikan bagi anak hingga menyelesaikan perguruan tinggi.

“Kalau ada jaminan kematian, sampai anaknya mendapat beasiswa sampai dia selesai kuliah,” ujarnya.

Nelayan Diminta Kelola Penghasilan

Selain perlindungan melalui program pemerintah, Dedi meminta nelayan mengelola pendapatan dari aktivitas melaut secara bijak.

Ia mengimbau nelayan menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan agar dapat menopang kebutuhan keluarga, terutama ketika hasil tangkapan tidak menentu.

Dedi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan laut. Menurut dia, kondisi lingkungan di wilayah hulu turut memengaruhi ekosistem pesisir karena sampah dan limbah dapat terbawa aliran sungai hingga ke laut.

Pemprov Jabar, kata Dedi, juga mendorong penggunaan plastik yang dapat terurai untuk mengurangi sampah laut dan menjaga ekosistem perairan.

Dedi menambahkan, pembangunan sektor kelautan tidak hanya berkaitan dengan perikanan, tetapi juga pengembangan pariwisata. Karena itu, kawasan pesisir perlu didukung lingkungan yang bersih dan infrastruktur yang tertata.

“Kehadiran negara adalah bergerak pada hal-hal yang besar dan perlindungan,” ujar Dedi.(SE)

The post Dedi Mulyadi Targetkan 4 Juta Petani dan Nelayan Terlindungi Asuransi pada 2027 first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *