Soal Kasus Pelecehan Seksual Siswi PKL di Dishub Sukabumi, Hasim Adnan Tegaskan Hal Ini

Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi, Hasim Adnan saat diwawancara inilahsukabumi.com di Gedung BK3D Cibadak, Sabtu (26/9/2026). Foto: INILAHSUKABUMI.COM/IDAM

INILAHSUKABUMI.COM – Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap siswi yang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi mendapat perhatian dari Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi, Hasim Adnan.

Pria yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat itu menegaskan, kasus tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi seluruh instansi, terutama yang menerima pelajar maupun mahasiswa untuk menjalani PKL. Menurutnya, perlindungan dan rasa aman harus menjadi bagian penting selama peserta didik berada di lingkungan kerja.

“Kalau ada mahasiswa atau anak sekolah perempuan yang menjalani PKL, harus dipastikan kondisinya aman dan nyaman. Jangan hanya melihat PKL sebagai kegiatan formalitas, tetapi juga harus ada perlindungan terhadap para pelajar dan mahasiswa,” ujar Hasim saat ditemui inilahsukabumi.com di BK3D Cibadak, Sabtu (26/9/2026).

Menurutnya, lingkungan tempat pelaksanaan PKL harus mampu memberikan rasa aman, khususnya bagi pelajar perempuan. Ia menilai pemahaman mengenai pentingnya menghormati perempuan masih perlu diperkuat di lingkungan masyarakat maupun institusi.

Hasim juga menegaskan bahwa pelecehan seksual, baik secara verbal maupun nonverbal, tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Penanganan yang tegas diperlukan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

“Kita harus berada di barisan paling depan untuk menyikapi setiap kasus pelecehan seksual terhadap perempuan. Jangan sampai pelaku merasa tidak ada hukuman yang membuat jera, sehingga kemudian mengulangi perbuatannya,” tegasnya.

Di sisi lain, Hasim mengapresiasi langkah aparat penegak hukum (APH) yang bergerak cepat menangkap terduga pelaku dalam kasus tersebut. Ia berharap proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi APH yang telah langsung menangkap terduga pelaku pelecehan seksual. Tempat dan lingkungan juga harus ramah serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi perempuan,” katanya.

Hasim menilai persoalan perlindungan terhadap perempuan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi. Ia meminta seluruh lembaga pemerintahan maupun institusi lainnya di Kabupaten Sukabumi menjadikan kasus di lingkungan Dishub tersebut sebagai bahan evaluasi.

“Ini bukan hanya persoalan PKL. Dalam semua aspek kehidupan, perempuan harus mendapatkan ruang yang aman dan nyaman. Karena itu, kejadian ini harus menjadi catatan penting bagi seluruh instansi dan masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap terduga pelaku diproses sesuai peraturan perundang-undangan dan mendapatkan hukuman yang adil apabila nantinya terbukti bersalah.

“Yang paling penting, proses hukum harus berjalan dan pelaku mendapatkan hukuman seadil-adilnya apabila terbukti melakukan pelecehan seksual. Ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (*)

Reporter: Idam

Redaktur: Rendi Rustandi

The post Soal Kasus Pelecehan Seksual Siswi PKL di Dishub Sukabumi, Hasim Adnan Tegaskan Hal Ini first appeared on Inilah Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *