Anak 8 Tahun yang Hilang di Cikembar Sukabumi Ditemukan, Ibu Ungkap Dugaan Kekerasan

SUKABUMI – Anak laki-laki berusia 8 tahun yang sempat dilaporkan hilang di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, akhirnya ditemukan dan telah kembali ke rumah orang tuanya. Namun, kepulangannya diikuti dugaan kekerasan yang disampaikan sang ibu.

Ibu korban, Ida Nurhayati, mengaku mendapatkan informasi bahwa anaknya diduga dibawa oleh seseorang, dipukul, dan dipaksa mengamen selama dua hari tanpa diberi makan.

“Diculik pengamen. Raden itu dipukulin, disuruh ngambil. Selama dua hari enggak dikasih makan, disuruh ngamen sama penculik itu,” ungkap Ida kepada wartawan, Senin (26/10/2026).

Baca Juga: Truk Boks Bermuatan Pupuk Tabrak Tebing di Cisarakan Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit

Keterangan tersebut masih berupa dugaan dari pihak keluarga dan belum terverifikasi secara independen. Polisi juga menyampaikan kronologi awal yang berbeda berdasarkan keterangan anak setelah ditemukan.

Kapolsek Cikembar IPTU Yadi Suryadi mengatakan, berdasarkan keterangan awal anak tersebut, korban diajak seorang anak laki-laki yang diperkirakan berusia sekitar 11 tahun untuk mencari barang bekas atau rongsokan pada Sabtu (24/10/2026).

“Menurut keterangan dari korban tersebut, pada hari Sabtu tanggal 24 Oktober 2026, pada waktu itu diajak oleh seorang laki-laki kurang lebih umur 11 tahun untuk mencari barang bekas (rongsok). Setelah itu, korban ditinggalkan di daerah Cikembang oleh seorang anak laki-laki tersebut,” ujar Yadi.

Baca Juga: Sengketa SPPG Nagrak Utara 3 Sukabumi, Pengelola Bantah Gunakan Legalitas Yayasan Mutiara Qolbu

Keberadaan korban kemudian diketahui oleh seorang tetangga yang tinggal di sekitar tempat kontrakan orang tuanya.

Menurut Yadi, tetangga tersebut sedang dalam perjalanan menuju Cibadak ketika melihat korban berjalan di wilayah Cikembang. Anak itu kemudian berhasil dibawa kembali ke rumah orang tuanya.

Polisi menyebut kondisi anak saat ditemukan dalam keadaan baik.

“Anak sudah kembali berada di rumah orang tuanya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani,” kata Yadi.

Baca Juga: DPRD Soroti Kemampuan Pemkab Sukabumi Biayai PBI BPJS, Baru Sanggup Separuh

Meski demikian, pernyataan ibu korban mengenai dugaan pemukulan dan pemaksaan mengamen menjadi informasi yang perlu diklarifikasi lebih lanjut.

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah anak mengalami kekerasan selama berada di luar rumah, termasuk mengenai pihak yang bersama korban dan rangkaian kejadian selama dua hari tersebut.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan medis terhadap korban maupun perkembangan penyelidikan khusus terkait dugaan kekerasan yang disampaikan pihak keluarga.

Polisi juga belum menyampaikan kesimpulan mengenai ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

The post Anak 8 Tahun yang Hilang di Cikembar Sukabumi Ditemukan, Ibu Ungkap Dugaan Kekerasan first appeared on Sukabumi Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *