
INILAHSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hamzah Gurnita, menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses III Tahun Sidang 2026 di Madrasah Al Muhajirin, Kampung Babakanbaru, Kecamatan Warungkiara, Selasa (27/10/2026). Infrastruktur dan kebutuhan sarana penunjang pertanian menjadi sejumlah persoalan yang disampaikan masyarakat dalam pertemuan tersebut.
Kegiatan reses itu menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka. Aspirasi terkait infrastruktur dinilai penting karena berkaitan dengan kelancaran aktivitas sehari-hari, sedangkan dukungan sarana pertanian dibutuhkan untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat pedesaan.
Hamzah mengatakan, reses merupakan bagian dari tugas anggota legislatif untuk mendengarkan persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus menghimpun usulan yang dapat diperjuangkan melalui DPRD. Menurutnya, pembangunan di wilayah pedesaan perlu diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar dirasakan warga agar manfaatnya dapat mendukung aktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan di desa masing-masing nanti akan kita dorong. Sebagai anggota DPRD, saya siap memberikan kontribusi kepada masyarakat, terutama dalam memperjuangkan kebutuhan yang menjadi prioritas,” ujar Hamzah.
Sebagai Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah menilai pembangunan infrastruktur dan dukungan terhadap sektor pertanian perlu berjalan beriringan. Infrastruktur yang memadai dapat membantu memperlancar mobilitas warga, sementara ketersediaan sarana penunjang pertanian berperan dalam mendukung produktivitas masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sektor tersebut.
Ia menjelaskan, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah. Proses tersebut harus mempertimbangkan skala prioritas, kewenangan pemerintah, serta kemampuan keuangan daerah. Karena itu, usulan masyarakat perlu diinventarisasi agar kebutuhan yang paling mendesak dapat menjadi bahan pembahasan lebih lanjut.
Hamzah berharap komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan DPRD terus terjalin sehingga berbagai persoalan di tingkat bawah dapat diketahui dan diperjuangkan secara tepat. Menurutnya, reses tidak semestinya hanya menjadi agenda pertemuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjembatani kebutuhan warga dengan kebijakan pembangunan daerah.
“Melalui reses ini, aspirasi masyarakat bisa kami dengar secara langsung dan menjadi bahan perjuangan di DPRD. Kami akan berupaya mendorong kebutuhan yang menjadi prioritas agar mendapat perhatian pemerintah daerah, tentunya melalui mekanisme yang berlaku dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” kata Hamzah. (Adv)
Reporter: Karimullah
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Reses DPRD Sukabumi di Warungkiara, Ini Persoalan yang Akan Diperjuangkan Hamzah Gurnita first appeared on Inilah Sukabumi.




