
INILAHSUKABUMI.COM – Persoalan asmara dan kecemburuan menjadi pemicu pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial VR (32) di Jalan Caringin Ngumbang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Polisi mengungkap, korban dan para pelaku saling mengenal. Bahkan, empat orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut masih memiliki hubungan keluarga.
Kapolsek Warudoyong AKP Maulana Arief menjelaskan, pelaku utama berinisial DR alias B merupakan suami dari seorang perempuan berinisial W. Sementara tiga pelaku lainnya merupakan adik-adik W.
“Penyebab kematian karena adanya masalah asmara antara korban dan para pelaku. Pelaku utama adalah suami dari saksi W, berinisial DR alias B, sedangkan tiga pelaku lainnya adalah adik-adik dari saksi W. Jadi para pelaku ini masih satu keluarga,” ungkap Maulana, Minggu (8/11/2026).
Menurutnya, sebelum kejadian, korban mendatangi lokasi dengan maksud meminta maaf terkait persoalan asmara. Namun, kedatangan korban justru memicu percekcokan karena adanya kecemburuan dan kesalahpahaman.
“Ada kecemburuan antara korban dan pelaku. Korban datang ke lokasi untuk meminta maaf, namun hal tersebut memicu percekcokan dan kesalahpahaman terkait masalah asmara serta kecemburuan yang memicu emosi para pelaku,” jelasnya.
Percekcokan itu kemudian berujung pada aksi penganiayaan secara bersama-sama. Para pelaku diduga menggunakan sejumlah senjata tajam untuk menyerang korban.
Akibat penganiayaan tersebut, VR mengalami luka serius, termasuk luka terbuka di bagian punggung. Korban sempat dibawa ke RSUD R. Syamsudin S.H. menggunakan mobil patroli, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Dalam penanganan kasus ini, polisi telah mengamankan dua dari empat orang yang diduga terlibat. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa celurit, arit, pisau, dan belati yang diduga digunakan dalam aksi pengeroyokan tersebut. (*)
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Pengeroyokan Pria 32 Tahun di Sukabumi Berujung Maut, Ini Motif Pelaku Menurut Polisi first appeared on Inilah Sukabumi.




