Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Utama

Gegara PHK Buruh Pabrik di Sukabumi Depresi , Bayar Rp 8,5 juta Cuma Kerja 3 Minggu 

×

Gegara PHK Buruh Pabrik di Sukabumi Depresi , Bayar Rp 8,5 juta Cuma Kerja 3 Minggu 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buruh Pabrik Sukabumi
Buruh Pabrik Sukabumi

INILAH SUKABUMI – Sebuah video viral memperlihatkan seorang wanita yang disebut depresi setelah mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari sebuah pabrik di Sukabumi. Ia diberhentikan setelah bekerja hanya selama 3 minggu.

Example 300x600

Video berdurasi 47 detik itu diunggah akun facebook Nana Arizqi belum lama ini. Hingga berita ini disusun, video sudah mendapatkan 3,4 ribu like, 1,1 ribu komentar, dan 1,2 ribu dibagikan.

“Viral pekerja pabrik Sukabumi sudah bayar 9 juta belain jual mtor satu satu nya kerja hanya 3 Minggu sudah d keluarkn sang istri jadi depresi berat mau minta keadilan untuk istri saya,” tulis akun tersebut dikutip sukabumiku.id, Selasa (09/09/2025).

Seorang pria dalam video menceritakan sekilas kronologi bagaimana istrinya mengalami depresi. Ia meminta pihak berwenang untuk mmeberikan bantuan, dan memviralkan kontennya.

“Bebelaan ngajual ninja hoyong asup ka GSI (Bela-belain jual motor ninja buat masuk ke pabrik GSI),” kata dia.

“Makaning asupna oge teu ku duit saalit, ku duit 8,5 juta. nembe ge gawe 3 minggu terus dikaluarkeun deui. Nyuhunkeun diviralkeun nya (Masuk juga bukan dengan uang sedikit, tapi dengan uang 8,5 juta. Baru juga kerja 3 minggu, lalu dikeluarkan lagi. Mohon diviralkan ya),” tambahnya.

Sang istri terlihat diam dan sesekali mengusap air mata. Pria itu mengatakan sang istri tak bisa diajak ngobrol. “Dugi ayeuna teu tiasa ditanya ti saprak uih damel (sampai sekarang tidak bisa ditanya sejak pulang kerja),” kata dia.

Sumber : Sukabumi Ku.

The post Gegara PHK Buruh Pabrik di Sukabumi Depresi , Bayar Rp 8,5 juta Cuma Kerja 3 Minggu  first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *