Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Utama

Pemekaran Sukabumi di Persimpangan Sejarah, Kapan Terjadi!

×

Pemekaran Sukabumi di Persimpangan Sejarah, Kapan Terjadi!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Usulan Pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara (IST)
Sumber: Radar Sukabumi

SUKABUMI — Peringatan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Di tengah suasana khidmat dan penuh rasa syukur, muncul gagasan besar yang dapat mengubah arah pembangunan daerah: pemekaran wilayah. Dalam acara bertajuk “Roksa Sawala” yang digelar di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan pandangannya mengenai tantangan yang dihadapi Sukabumi sebagai kabupaten terluas di Jawa Barat.

Example 300x600

Menurut Dedi, luasnya wilayah dan jumlah penduduk yang kini telah melampaui dua juta jiwa menjadi hambatan serius dalam penyelenggaraan pemerintahan yang efektif. Ia menilai bahwa tanpa adanya pemekaran, pelayanan publik akan sulit menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata. Pembentukan daerah otonom baru, lanjutnya, bisa menjadi langkah strategis untuk memecah beban birokrasi, mempercepat distribusi anggaran, dan meningkatkan efektivitas pelayanan hingga ke pelosok.

Pandangan tersebut langsung ditanggapi oleh Bupati Sukabumi Asep Japar. Dalam laporannya, Asep menyampaikan bahwa prioritas utama pemerintah daerah saat ini adalah memperkuat program-program pembangunan yang telah berjalan. Ia menegaskan bahwa momentum Hari Jadi harus dijadikan titik tolak untuk memperkuat sinergi dan inovasi dalam membangun Sukabumi yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. Meski demikian, Asep tidak menutup kemungkinan bahwa pemekaran wilayah dapat menjadi pondasi kokoh bagi pembangunan di masa mendatang.

Dukungan terhadap wacana pemekaran juga datang dari Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki. Ia menilai bahwa jika pemekaran benar-benar direalisasikan, hal itu dapat memperluas cakupan wilayah Kota Sukabumi dan membuka peluang percepatan pembangunan. Menurutnya, langkah tersebut akan berdampak positif terhadap pemerataan pelayanan publik sekaligus pertumbuhan ekonomi kawasan.

Dalam suasana peringatan yang sarat makna, Bupati Asep Japar juga memaparkan berbagai capaian strategis yang telah diraih pemerintah daerah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah program beasiswa Generasi Mencrang, yang ditujukan bagi para penghafal Al-Qur’an sebagai bentuk investasi pada sumber daya manusia yang religius dan unggul. Di sektor kesehatan, layanan Sukabumi Sakti memberikan akses pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu, memastikan kehadiran negara dirasakan hingga ke pelosok.

The post Pemekaran Sukabumi di Persimpangan Sejarah, Kapan Terjadi! appeared first on Radar Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *