INILAHSUKABUMI.COM – Ombak Pantai Sunset, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, kembali tenang pada Selasa (20/1/2026). Namun di balik ketenangan itu, tersimpan duka mendalam atas berakhirnya operasi pencarian dua wisatawan asal Kabupaten Bogor yang terseret arus laut ganas. Setelah tiga hari pencarian tanpa henti, tim SAR gabungan akhirnya menemukan seluruh korban, menandai berakhirnya misi kemanusiaan tersebut.
Tragedi itu bermula pada Minggu (18/1/2026), saat Alfin Alfiandi (28) dan Angga Ardiansyah (30) menikmati waktu liburan dengan bermain di pesisir Pantai Sunset. Tanpa disadari, gelombang besar datang tiba-tiba dan menyeret keduanya ke tengah laut. Upaya penyelamatan spontan yang dilakukan warga sekitar tidak mampu melawan kuatnya arus.
Tak lama setelah kejadian, tubuh Alfin ditemukan lebih dulu dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya terdampar sekitar 200 meter dari titik awal ia terseret ombak, pada Minggu sore. Penemuan tersebut menjadi pukulan pertama bagi keluarga, sekaligus pengingat betapa ganasnya laut selatan Sukabumi.
Baca Juga: Di Pantai Cisolok Sukabumi, Dua Wisatawan Bogor Hilang Terseret Arus
Sementara itu, harapan masih menyertai pencarian Angga. Selama tiga hari, tim SAR gabungan menyisir perairan Cisolok dengan berbagai metode, menghadapi ombak dan cuaca yang berubah-ubah. Hingga akhirnya, pada Selasa pagi sekitar pukul 07.30 WIB, secercah kabar datang dari para nelayan.
Komandan Tim Pencarian, Arizal, mengungkapkan bahwa informasi penemuan jasad Angga berawal dari laporan nelayan yang melihat sosok tubuh mengapung di perairan lepas. Tim kemudian bergerak menggunakan perahu karet, mengikuti arah informasi menuju perairan Ujung Genteng.
“Nelayan yang pertama kali melihat korban tidak berani mengevakuasi sendiri. Mereka langsung melapor ke tim Basarnas di dermaga agar evakuasi bisa dilakukan dengan aman,” ujar Arizal saat ditemui di ruang jenazah RSUD Palabuhanratu.
Baca Juga: Terseret Arus Pantai Sukabumi, Dua Wisatawan Bogor Ditemukan Meninggal Dunia
Jasad Angga ditemukan sekitar 1,5 nautical miles dari lokasi awal kejadian. Meski perahu evakuasi masuk melalui Pantai Pajagan, Kecamatan Cisolok, Arizal memastikan titik penemuan masih berada di sekitar perairan tersebut. Kondisi korban ditemukan telungkup, mengapung di permukaan laut, dengan pakaian yang tersisa hanya bagian atas.
Identitas korban kemudian dipastikan oleh pihak keluarga yang hadir. Kepastian itu sekaligus mengakhiri penantian panjang yang penuh kecemasan.
“Dari pihak keluarga sudah memastikan bahwa korban yang ditemukan adalah almarhum saudara Angga,” kata Arizal.
Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian resmi dihentikan. Dua korban berhasil ditemukan, meski tak satu pun kembali dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah seluruh korban sudah ditemukan. Total dua orang. Dengan demikian, operasi SAR dinyatakan ditutup,” pungkas Arizal. (*)
Reporter: Karimullah
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Sisi Lain Tragedi Dua Wisatawan di Pantai Sukabumi, Dari Liburan ke Kantong Jenazah first appeared on Inilah Sukabumi.



















