Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Angka Kejahatan di Kota Sukabumi Masih Tinggi

×

Angka Kejahatan di Kota Sukabumi Masih Tinggi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Gambar ilustrasi dihasilkan ChatGPT.

INILAHSUKABUMI.COM – Angka kejahatan di Kota Sukabumi masih terbilang tinggi. Dalam satu bulan saja, Polres Sukabumi Kota mengungkap total 31 kasus kriminal dan narkoba dengan 50 terduga pelaku selama periode 1 Januari hingga 10 Februari 2026. Pengungkapan puluhan kasus tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Example 300x600

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, menyampaikan bahwa dalam kurun waktu tersebut, jajaran Polres dan Polsek berhasil mengungkap 18 kasus kejahatan konvensional dengan total 32 terduga pelaku.

“Kasus yang ditangani meliputi penipuan, penggelapan, penganiayaan, pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), hingga pencurian kendaraan bermotor (Curanmor),” ujar Sentot kepada awak media, Kamis (12/2) kemarin.

Selain kasus kejahatan konvensional, kepolisian juga mengungkap 13 kasus penyalahgunaan narkoba dengan 18 terduga pelaku. Dengan demikian, total keseluruhan perkara yang berhasil diungkap mencapai 31 kasus dengan 50 orang terduga pelaku.

Baca Juga: Pegawai MBG di Sukabumi Diciduk Polisi

Sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap antara lain curat dan curanmor di Baros, curas sepeda motor di Warudoyong dan Lembursitu, kekerasan terhadap anak di Baros dan Cikole, pencabulan di Gunungpuyuh, penipuan di Cikole dan Cibeureum, penganiayaan di Parungseah, pencurian telepon genggam di Warudoyong, pencurian onderdil excavator di Gunungguruh, serta jaringan curanmor lintas wilayah.

Dari pengungkapan 18 kasus kejahatan konvensional tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa tujuh unit sepeda motor, delapan telepon genggam, kunci letter T, senjata tajam, kabel, dokumen kendaraan, serta barang bukti lainnya.

Sementara itu, dalam 13 kasus narkoba, aparat menyita barang bukti sabu seberat 67,29 gram, empat pohon ganja, 169 butir psikotropika, 9.940 butir obat keras terbatas, enam timbangan digital, 19 telepon genggam, dan sejumlah uang tunai. Nilai total barang bukti narkotika diperkirakan mencapai Rp208,7 juta.

Mantan Kepala Unit (Kanit) 1 Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri ini menegaskan, keberhasilan pengungkapan 31 kasus dengan 50 terduga pelaku tersebut tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang memberikan informasi kepada kepolisian.

“Dukungan tersebut sangat membantu mempercepat pengungkapan berbagai kasus,” akunya. (*)

Redaktur: Rendi Rustandi

The post Angka Kejahatan di Kota Sukabumi Masih Tinggi first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *