Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Utama

Bocah 12 Tahun Diduga Tewas karena KDRT di Jampangkulon, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

×

Bocah 12 Tahun Diduga Tewas karena KDRT di Jampangkulon, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUKABUMI – Duka melanda warga Kampung Leuwi Nanggung, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon. Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun ditemukan meninggal dengan kondisi tubuh mengenaskan. Jejak kekerasan terlihat jelas dari berbagai luka lebam yang menghiasi tubuh korban.

Example 300x600

Sebelum menghembuskan napas terakhir, korban sempat dibawa ke RSUD Jampangkulon untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Menyikapi kasus ini, Satreskrim Polres Sukabumi langsung mengambil alih penyelidikan dengan melakukan otopsi terhadap jenazah.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu keluarnya hasil pemeriksaan medis forensik. Hasil otopsi ini akan menjadi kunci penting dalam mengungkap penyebab pasti kematian sang anak.

Baca Juga: GP Ansor Soroti Satu Tahun Asjap–Andreas, Infrastruktur dan Keterbukaan Jadi Catatan

“Kami juga masih menunggu kepastian hasil autopsi,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (20/2/2026).

Sementara itu, proses penyidikan sementara masih ditangani oleh Polsek Jampangkulon. Penyidik setempat terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi sambil menunggu hasil laboratorium forensik keluar. Setelah hasil autopsi diterima, penyidikan akan berkembang sesuai temuan faktual di lapangan.

“Untuk sementara kasus masih dalam penanganan Polsek sambil menunggu hasil autopsi keluar,” katanya.

Di tengah maraknya isu yang beredar terkait dugaan keterlibatan ibu tiri korban, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi. Beberapa saksi sudah diperiksa penyidik untuk menggali fakta sebenarnya. Namun seluruh dugaan masih dalam tahap pendalaman dan belum bisa dipastikan kebenarannya.

Baca Juga: Monyet Masuk Permukiman Warga Ciracap, Diduga Kelaparan dan Cari Makanan

Polisi menegaskan proses hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Masyarakat diminta bersabar dan tidak berspekulasi sebelum penyidik mengumumkan hasil autopsi serta temuan akhir penyelidikan.

Kasus kematian tragis ini sontak menggemparkan publik karena menyangkut nasib anak di bawah umur dan indikasi adanya kekerasan dalam rumah tangga. Aparat kepolisian berkomitmen akan mengupdate perkembangan kasus setelah menerima hasil otopsi resmi dan menyelesaikan analisis data penyidikan.

The post Bocah 12 Tahun Diduga Tewas karena KDRT di Jampangkulon, Polisi Tunggu Hasil Otopsi first appeared on Sukabumi Ku.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *