Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Utama

Chat Sebelum Nizam Tewas Terungkap, Sang Ayah Dilaporkan Atas Dugaan Penelantaran

×

Chat Sebelum Nizam Tewas Terungkap, Sang Ayah Dilaporkan Atas Dugaan Penelantaran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUKABUMI – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nizam Syafei (12), bocah asal Sukabumi yang viral di media sosial. Kuasa hukum ibu kandung korban mengungkap isi percakapan singkat antara orangtua Nizam yang terjadi dua hari sebelum korban meninggal dunia.

Example 300x600

Percakapan tersebut menjadi salah satu dasar laporan terhadap ayah korban berinisial AS ke Polres Sukabum. Kuasa hukum Lisnawati, Krisna Murti, mengatakan kliennya melapor sebagai seorang ibu yang kehilangan anak. Menurutnya, terdapat dugaan kuat unsur penelantaran dan pembiaran terhadap kondisi kesehatan korban sebelum meninggal dunia.

“Dari awal klien kami melapor sebagai korban yang kehilangan anaknya. Kami menilai ada dugaan kelalaian dan pembiaran, sehingga ayah korban kami laporkan,” ujar Krisna Murti kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga: Babak Baru Kasus Kematian Nizam, Ibu Kandung Laporkan Ayah Korban ke Polisi

Dalam percakapan yang terjadi pada 17 Februari 2026 atau dua hari sebelum Nizam meninggal dunia, ibu korban menyampaikan kondisi Nizam yang sedang sakit dan meminta agar anak tersebut segera dibawa ke rumah sakit. Namun, respons dari ayah korban dinilai mengabaikan kondisi darurat tersebut.

“Dalam chat itu, ayah korban menyampaikan alasan masih sibuk dan bahkan menyebut, kalau pun meninggal tinggal dimakamkan di pemakaman keluarga dekat pihak ayah. Ini yang kami nilai sebagai bentuk pembiaran,” kata Krisna.

Selain percakapan pribadi, kuasa hukum juga menyoroti unggahan status media sosial ayah korban yang dinilai menyudutkan ibu kandung Nizam. Dalam unggahan tersebut, ayah korban menyebut dirinya yang selama ini membiayai anak, sembari meminta publik untuk tidak percaya kepada ibu kandung korban. Menurut Krisna, pembiayaan anak merupakan kewajiban orangtua dan tidak dapat dijadikan alasan pembenar atas dugaan penelantaran.

Baca Juga: Biarawati Terima Curhat Korban TPPO, KDM Lakukan Penjemputan Langsung ke NTT

Krisna menjelaskan, sejak kecil hingga usia sekitar tujuh tahun, Nizam dirawat oleh ibu kandungnya dalam kondisi sehat. Setelah pengasuhan beralih ke ayah, kuasa hukum menilai terdapat perubahan fisik pada diri korban yang seharusnya menjadi alarm bagi orangtua.

“Kalau ada luka lebam atau luka bakar di tubuh anak, sebagai orangtua seharusnya segera bertanya dan membawa anak berobat. Dalam kasus ini, perubahan fisik itu justru dibiarkan cukup lama,” ujarnya.

Ia menambahkan, korban baru dibawa ke rumah sakit keesokan harinya setelah kondisinya memburuk. Penundaan penanganan medis tersebut diduga berkontribusi terhadap meninggalnya Nizam.

Baca Juga: Polemik Video Alumni LPDP: Menkeu Wacanakan Blacklist, DPR Dorong Evaluasi Total Seleksi

Atas dasar itu, pihak keluarga melaporkan AS dengan sangkaan Pasal 76B juncto 77B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pasal tersebut mengatur larangan penelantaran anak dan ancaman pidana bagi pihak yang dengan sengaja membiarkan anak dalam kondisi yang membahayakan keselamatan serta kesehatannya.

Sebelumnya, kasus kematian Nizam menjadi perhatian publik setelah beredar foto dan video kondisi tubuh korban yang menunjukkan adanya dugaan luka lebam dan bekas luka bakar. Aparat kepolisian telah melakukan penyelidikan awal dengan mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian.

Pihak kepolisian menyatakan laporan dari ibu kandung korban akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi juga membuka kemungkinan pendalaman perkara apabila dalam proses penyelidikan ditemukan unsur tindak pidana lain, termasuk dugaan kekerasan terhadap anak.

The post Chat Sebelum Nizam Tewas Terungkap, Sang Ayah Dilaporkan Atas Dugaan Penelantaran first appeared on Sukabumi Ku.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *