INILAHSUKABUMI.COM – Kasus pembacokan yang menimpa seorang warga saat persiapan hajatan di Kecamatan Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menemui titik terang terkait kondisi kejiwaan pelaku.
Pihak RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi memastikan bahwa pelaku yang diamankan warga dan polisi tersebut mengalami gangguan jiwa berat. Tragisnya, kondisi ini disebut telah berlangsung selama lebih dari dua dekade tanpa penanganan medis yang layak.
Humas RSUD R. Syamsudin SH, Irfan Nugraha mengungkapkan, pasien tiba di rumah sakit dalam pengawalan ketat kepolisian dan pihak keluarga.
“Pasien diantar dalam kondisi tangan diborgol karena ada riwayat melukai warga sekitar,” ujar Irfan kepada awak media Selasa (7/4/2026).
Baca juga :Tragis, Sedang Pasang Tenda Hajatan Pernikahan Anak, Pria di Sukabumi Dibacok ODGJ
Berdasarkan keterangan pihak keluarga kepada tim medis, perilaku menyimpang pelaku bukanlah hal baru. Keluarga mengakui bahwa pelaku sudah menunjukkan gejala gangguan jiwa sejak 20 tahun lalu.
“Keluarga mengakui sudah sejak lama, lebih dari 20 tahun, namun memang selama ini tidak pernah dibawa berobat ke fasilitas kesehatan,” jelas Irfan.
Dirawat Di Ruang Kejiwaan
Pemeriksaan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang meliputi anamnesis (wawancara medis), pemeriksaan fisik, hingga uji laboratorium memperkuat dugaan tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi kuat halusinasi kronis yang diderita pelaku.
Mengingat tingkat risiko dan kondisi kejiwaannya, dokter spesialis kedokteran jiwa (SpKJ) merekomendasikan agar pelaku menjalani perawatan intensif.
“Setelah dikonsultasikan ke dokter spesialis, pasien mendapatkan advis untuk menjalani rawat inap di bangsal jiwa,” tutur Irfan.
Sebelumnya diberitakan, persiapan momen bahagia pernikahan anak di Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berubah mencekam pada Selasa (7/4/2026) pagi.
Seorang pria bernama Wandi (53), warga Kampung Bojong Duren, menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, Ujun (58). Mirisnya, pelaku diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Redaktur : Budiyanto
The post Alami Gangguan Jiwa 20 Tahun, Pelaku Pembacokan Warga di Gunungguruh Dirawat di Rumah Sakit first appeared on Inilah Sukabumi.











