BERITA SUKABUMI – Polsek Cibadak saat ini tengah menyelidiki kasus dugaan penipuan dengan modus bisa memasukan kerja ke PT GSI Cikembar, dengan jumlah korban mencapai 14 orang pencari kerja (Pencaker). Sedikitnya sudah ada empat orang yang sudah dipanggil dan diminta keterangannya. Pihak kepolisian mencurigai, jumlah korban dalam kasus ini akan terus bertambah.
Informasi yang dihimpun, mencuatnya kasus ini setelah seorang warga Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak berinisial D merasa ditipu oleh seorang yang bernama Joko. Joko ini memperkenalkan dirinya sebagai wartawan, yang mempunyai akses khusus bisa memasukan orang bekerja ke PT GSI. Merasa percaya dengan apa yang dikatakan Joko ini, D pun memberikan sejumlah uang, sebagaimana persyaratan yang diminta oleh Joko.
“Si terlapor (Joko) ini, meminta sejumlah uang kepada korban D yang bekerja sehari-hari sebagai sopir angkot ini dengan dalih untuk biaya administrasi. Dikasihlah uang sebesar Rp5 juta,” ujar Kapolsek Cibadak, AKP I Djubaedi saat dihubungi inilahsukabumi.com, Sabtu (22/11/2025).
Bahkan tak hanya itu, lanjut Djubaedi, terlapor juga meminta kepada D untuk mencari orang yang mau masuk kerja ke GSI lainnya. Akhirnya, selain D, ada juga 13 orang lainnya yang menyatakan mau bekerja ke GSI. Lagi-lagi, mereka diminta sejumlah uang. Ada yang mulai Rp2 juta hingga Rp7 juta. Namun meskipun mereka sudah memberikan sejumlah uang, tapi tetap saja mereka tidak ada panggilan kerja dari GSI.
“Jadi selain D ini, ada 13 orang lainnya yang jadi korban juga. Kalau kerugian materi, perkiraan awal sekitar Rp52 juta. Tapi jumlah ini kemungkinan bertambah,” ungkapnya.
Djubaedi mengaku, praktik pungutan liar terhadap calon pegawai pabrik di Kabupaten Sukabumi, khususnya GSI ini sudah sangat meresahkan. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku pungutan liar tersebut. Terlebih dengan Joko ini, yang mengaku-ngaku dirinya sebagai wartawan.
“Pihak perusahaannya pun akan kami periksa. Apakah memang ada konspirasi dengan orang dalamnya, atau memang ini inisiatif dia bersama orang lainnya di luar perusahaan. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan nanti,” pungkasnya. (*)
The post Babak Baru Pungli Pencaker: Jumlah Korban Kemungkinan Bertambah first appeared on Inilah Sukabumi.



















