INILAHSUKABUMI.COM – Seorang balita berusia dua tahun dilaporkan sempat terombang-ambing di perairan Bombana, Sulawesi Tenggara, setelah Kapal Motor (KM) Cahaya Intan Selebes yang ditumpanginya tenggelam. Balita tersebut bertahan di tengah laut bersama orang tuanya dengan menggunakan jaket pelampung sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.
Peristiwa tenggelamnya KM Cahaya Intan Selebes itu melibatkan total 20 orang yang terdiri dari 13 penumpang dan 7 anak buah kapal (ABK). Saat kapal tenggelam, seluruh penumpang, termasuk balita, terpaksa bertahan di laut dengan perlengkapan seadanya sambil menunggu bantuan datang.
Dari rekaman video yang beredar, balita tersebut terlihat berada di atas matras terapung dan mengenakan jaket pelampung. Kedua orang tuanya terus mendampingi dan menjaga agar anak mereka tetap aman di tengah kondisi laut yang berisiko. Situasi tersebut berlangsung cukup lama hingga tim penyelamat tiba di lokasi kejadian.
Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Saminata, memastikan seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
“Kapal mereka tenggelam dan sudah dievakuasi,” kata Saminata dalam keterangan resmi, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Saminata, setelah proses evakuasi selesai, seluruh korban, termasuk balita, langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
“Semua penumpang dan ABK dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan,” pungkasnya. (*)
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Balita Usia Dua Tahun Terombang-ambing di Perairan Bombana first appeared on Inilah Sukabumi.



















