Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi mulai mematangkan usulan bantuan keuangan (Banke) Provinsi Jawa Barat untuk tahun anggaran 2027. Langkah ini dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan seluruh perangkat daerah guna memastikan perencanaan berjalan terarah dan tepat sasaran.
Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengatakan penyusunan usulan dilakukan dengan mengacu pada menu program yang telah ditetapkan pemerintah provinsi. “Rencana kegiatan yang akan kita usulkan ke provinsi untuk bantuan keuangan 2027 ini sudah mengacu pada menu yang ditentukan. Makanya kami libatkan semua SKPD agar usulan yang disampaikan tepat sasaran,” ujarnya, Senin (6/4).
Menurut Frendy, sejumlah sektor menjadi prioritas utama dalam pengajuan Banke 2027. Di antaranya program rumah tidak layak huni (Rutilahu), penanganan kawasan kumuh, pengelolaan sampah, serta peningkatan kualitas jalan lingkungan. “Tak hanya itu, perbaikan infrastruktur dasar seperti saluran irigasi dan drainase juga menjadi fokus penting. Upaya ini krusial untuk menunjang aktivitas masyarakat sekaligus mengurangi risiko genangan dan banjir di beberapa wilayah,” tambahnya.
Ia menegaskan, koordinasi lintas perangkat daerah menjadi kunci agar usulan yang diajukan tidak hanya memenuhi kriteria provinsi, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. “Kerja sama yang solid menjadi kunci. Dengan perencanaan yang matang, kita optimistis pembangunan infrastruktur ke depan bisa lebih baik dan berkelanjutan,” ucapnya.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Sukabumi dalam mengamankan dukungan anggaran dari pemerintah provinsi demi percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Kami harap dengan berbagai upaya yang dilakukan bisa membuahkan hasil signifikan,” pungkasnya.(bam/d)
The post Bappeda Matangkan Usulan Bantuan Keuangan 2027, Fokus Infrastruktur Dasar appeared first on Radar Sukabumi.







