INILAHSUKABUMI.COM – Pemerintah Kota Sukabumi merealisasikan belanja barang dan jasa sebesar Rp84,02 miliar hingga akhir Februari 2026. Nilai tersebut menjadi komponen terbesar dalam struktur belanja daerah pada awal tahun anggaran 2026.
Berdasarkan data yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, Minggu (8/3/2026), total realisasi belanja daerah hingga 28 Februari 2026 mencapai Rp169,75 miliar.
Rincian belanja tersebut meliputi belanja pegawai sebesar Rp73,53 miliar, belanja barang dan jasa Rp84,02 miliar, belanja hibah Rp9,59 miliar, serta belanja modal Rp2,59 miliar.
Kepala Bidang Akuntansi BPKPD ota Sukabumi, Nurul Leila, menjelaskan bahwa realisasi belanja daerah tersebut didukung oleh pendapatan daerah yang terus meningkat pada awal tahun 2026.
“Hingga akhir Februari 2026, realisasi pendapatan daerah tercatat mencapai Rp227,77 miliar,” ujar Nurul Leila.
Pendapatan daerah tersebut bersumber dari berbagai sektor, di antaranya transfer pemerintah pusat, pajak daerah, retribusi daerah, serta lain-lain pendapatan asli daerah (PAD) yang sah.
Dari total pendapatan tersebut, transfer dari pemerintah pusat menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp148,51 miliar. Sementara itu, pendapatan dari pajak daerah tercatat sebesar Rp19,35 miliar.
Adapun beberapa sumber pajak daerah yang berkontribusi terhadap pendapatan tersebut antara lain pajak reklame sebesar Rp281,6 juta, pajak air tanah Rp90,5 juta, pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) Rp672,1 juta, serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp2,49 miliar.
Selain itu, pemerintah daerah juga memperoleh pendapatan dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp3,80 miliar dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor sebesar Rp1,74 miliar.
Sumber pendapatan lainnya berasal dari retribusi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan non-BLUD yang mencapai Rp5,69 miliar, serta lain-lain PAD yang sah sebesar Rp54,20 miliar.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, realisasi pendapatan daerah Kota Sukabumi hingga Februari 2026 mengalami peningkatan sekitar 16,95 persen. Sementara itu, saldo Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) yang dikelola oleh BPKPD Kota Sukabumi hingga 28 Februari 2026 tercatat sebesar Rp75,43 miliar. (*)
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Baru Bulan Ketiga, Pemkot Sukabumi Belanja Barang dan Jasa Rp84 Miliar first appeared on Inilah Sukabumi.



















