SIMPENAN – Warga pesisir Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, mendapat pembekalan khusus dalam menghadapi potensi bencana tsunami. BPBD Kabupaten Sukabumi bersama BNPB dan unsur Forkompimcam setempat memperkenalkan sistem peringatan dini tsunami Early Warning System( EWS), di Aula Desa Loji, Selasa (26/8).
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman menegaskan bahwa, pemahaman warga terhadap alur informasi bencana sangat penting.
“Ketika peringatan dini tsunami dikeluarkan, masyarakat harus tahu apa yang harus dilakukan. Mulai dari jalur evakuasi, titik kumpul, hingga langkah penyelamatan diri. Dengan begitu korban bisa diminimalisir,” ujarnya.
Rencananya, kata Dandi, alat EWS akan segera dipasang di kawasan pesisir Simpenan. Keberadaan alat ini akan menjadi alarm penting yang memberi peringatan dini kepada warga agar dapat segera menyelamatkan diri saat bencana mengancam.
“Alhamdulillah, para peserta terlihat antusias mengikuti arahan dan aktif bertanya seputar kesiapsiagaan bencana,” katanya.
Kepala Desa Loji, Papang Suherlan mengapresiasi langkah BPBD dan BNPB. Menurutnya, edukasi bencana sangat dibutuhkan, mengingat Loji dan sekitarnya berada di wilayah rawan tsunami.
“Ini bukan sekadar sosialisasi, tapi bekal berharga agar warga di desa kami lebih siap jika bencana datang. Dengan adanya pembekalan ini, masyarakat Simpenan diharapkan tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga secara mental menghadapi potensi bencana,” tandasnya. (*)
Reporter: Nanto
Redaktur: Rendi Rustandi
The post BPBD dan BNPB Kenalkan Sistem EWS di Desa Loji first appeared on Inilah Sukabumi.



















